Bupati Balangan Dorong Film Dokumenter Banjir Bandang Jadi Media Edukasi Mitigasi Bencana

Bupati Balangan H. Abdul Hadi mengapresiasi langkah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan yang memproduksi film dokumenter tentang peristiwa banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi pada 27 Desember 2015.

SUARAMILENIAL.ID, PARINGIN – Bupati Balangan H. Abdul Hadi mengapresiasi langkah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan yang memproduksi film dokumenter tentang peristiwa banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi pada 27 Desember 2015. Film tersebut diharapkan menjadi media edukasi sekaligus bahan pembelajaran untuk memperkuat upaya mitigasi bencana di masa mendatang.

Apresiasi itu disampaikan Abdul Hadi saat memberikan sambutan terkait proses produksi film dokumenter yang mengangkat peristiwa banjir bandang beserta upaya penanganannya yang melibatkan berbagai pihak.

Menurut dia, dokumentasi tersebut memiliki nilai penting sebagai bahan evaluasi sekaligus pengingat agar masyarakat semakin siap menghadapi potensi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Dari setiap anugerah yang Allah berikan, kita dapat memetik pelajaran untuk menjadi bekal kita ke depan. Agar kita semakin pandai bersyukur dan pandai memelihara anugerah tersebut, serta melestarikan kebermanfaatannya,” kata Abdul Hadi, Jumat (31/7/2026).

Ia menegaskan, setiap bencana seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat.

“Karena itu, dari sebuah bencana, seharusnya kita dapat memetik pelajaran yang jauh lebih banyak dan jauh lebih penting untuk menjadi bekal kita ke depan. Agar kita mampu mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi, bila harus menghadapi bencana yang bisa saja sewaktu-waktu terjadi lagi di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.

Abdul Hadi mengakui sebuah film dokumenter tidak akan mampu menggambarkan seluruh rangkaian peristiwa maupun emosi yang dirasakan masyarakat saat banjir bandang terjadi. Namun, ia menilai upaya BPBD Balangan mengabadikan peristiwa tersebut patut diapresiasi karena menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian sejarah kebencanaan daerah.

Menurutnya, film itu tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi peristiwa masa lalu, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat dan generasi mendatang dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Kami yakin film dokumenter ini bukan sekadar dokumentasi, bukan sekadar mengingatkan kita pada kejadian yang telah lampau, tetapi juga menjadi materi penting untuk belajar dan mempersiapkan diri lebih baik lagi ke depannya. Bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk generasi-generasi setelah kita,” ucapnya.

Bupati berharap film dokumenter tersebut dapat menjadi materi edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mitigasi bencana sekaligus memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.

Saat ini, film dokumenter banjir bandang Kecamatan Tebing Tinggi masih dalam tahap penyelesaian. BPBD Kabupaten Balangan berencana meluncurkan sekaligus menggelar pemutaran perdana film tersebut dalam waktu dekat.

Lebih baru Lebih lama