Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Saat Libur Maulid Nabi 2026

Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang pada Selasa (25/8/2026), bertepatan dengan periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW.Foto/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA — Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang pada Selasa (25/8/2026), bertepatan dengan periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 24-26 Agustus 2026.


Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Namun, tidak ada wilayah yang masuk kategori Siaga atau berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat pada Selasa.


Selain itu, BMKG juga tidak mencatat wilayah yang masuk kategori Awas, yakni berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem.


Daftar Wilayah Berpotensi Hujan


Berikut wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat pada Selasa (25/8/2026):


  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Kalimantan Utara


Sementara itu, potensi angin kencang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah berikut:


  • Banten
  • Gorontalo
  • Jawa Barat
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Barat
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Lampung
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Nusa Tenggara Timur
  • Papua Pegunungan
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Utara


El Nino Sangat Kuat


BMKG menyebut kondisi cuaca Indonesia saat ini turut dipengaruhi fenomena El Niño yang berada pada intensitas sangat kuat. Kondisi tersebut diperkuat oleh Indian Ocean Dipole (IOD) yang cenderung berada pada fase positif.


Kedua fenomena tersebut dapat mengurangi pasokan uap air ke wilayah Indonesia dan meningkatkan kecenderungan kondisi atmosfer yang lebih kering di sejumlah daerah.


Dalam prakiraan hujan periode 21-27 Agustus 2026, BMKG memperkirakan sekitar 86,62 persen wilayah Indonesia akan didominasi curah hujan kategori rendah pada dasarian III Agustus.


Wilayah dengan curah hujan rendah diprakirakan mencakup sebagian besar Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.


Sementara itu, sekitar 13,38 persen wilayah Indonesia diperkirakan mengalami curah hujan kategori menengah. Wilayah tersebut antara lain sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Papua Tengah, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.


Hujan Tetap Berpotensi Terjadi


Meski sebagian besar wilayah diprakirakan mengalami curah hujan rendah, BMKG menegaskan potensi hujan tetap ada dalam sepekan ke depan.


Salah satu faktor yang dapat memicu pertumbuhan awan hujan adalah aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diprakirakan masih aktif di sebagian Sumatera, Selat Malaka, Selat Karimata, Laut Natuna, Laut China Selatan, sebagian Kalimantan, hingga Pasifik barat.


Selain itu, gelombang Kelvin dan gelombang Rossby ekuatorial juga diprakirakan aktif di sejumlah wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, hingga Samudra Pasifik bagian utara Papua.


Potensi pertumbuhan awan hujan juga diperkuat oleh keberadaan pusat tekanan rendah di Samudra Pasifik utara Papua, sirkulasi siklonik di Selat Makassar, serta daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah wilayah Indonesia.


Kondisi tersebut dapat menyebabkan massa udara berkumpul dan terangkat sehingga meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan secara lokal.


Masyarakat yang hendak bepergian selama periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG, khususnya bagi wilayah yang berpotensi mengalami hujan dan angin kencang.


Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama