![]() |
| Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menyalurkan bantuan pendidikan kepada 2.751 santri asal daerah tersebut yang menempuh pendidikan di berbagai pondok pesantren. |
SUARAMILENIAL.ID, PARINGIN — Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menyalurkan bantuan pendidikan kepada 2.751 santri asal daerah tersebut yang menempuh pendidikan di berbagai pondok pesantren.
Bantuan diberikan kepada santri yang belajar di dalam dan luar Kalimantan Selatan, termasuk 54 santri yang menempuh pendidikan di Hadramaut, Yaman.
Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan di Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin Bungin dan Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Barabai, Kamis (6/8/2026).
Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan program tersebut ditujukan untuk membantu santri memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus meringankan beban keluarga.
"Hari ini kami membagikan bantuan pendidikan santri. Jumlah penerimanya 2.751 orang dan yang berada di pesantren ini sebanyak 195 orang," kata Abdul Hadi.
Menurut dia, penerima bantuan tersebar di sejumlah pondok pesantren di Kalimantan Selatan dan berbagai daerah lain di Indonesia. Pemerintah kabupaten juga memberikan bantuan kepada santri Balangan yang belajar di luar negeri.
Sebanyak 54 santri yang menempuh pendidikan di Hadramaut termasuk penerima bantuan tersebut. Bantuan juga diberikan kepada santri yang belajar di Pondok Pesantren Dalwa, Jawa Timur, serta sejumlah pesantren lainnya.
Besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) menerima Rp3 juta, sedangkan santri Madrasah Aliyah (MA) menerima Rp3,5 juta.
Abdul Hadi berharap bantuan tersebut dapat membantu keberlangsungan pendidikan para santri sekaligus mendorong mereka untuk terus menuntut ilmu.
Pimpinan Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin KH Muhammad Saubari mengapresiasi program tersebut. Menurut dia, bantuan pendidikan dari pemerintah daerah memberikan manfaat bagi santri dan keluarga mereka.
"Ini adalah terobosan yang luar biasa dari seorang pimpinan daerah. Kami mendoakan semoga program ini terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi masyarakat," ujarnya.
Ia berharap program bantuan pendidikan tersebut dapat dipertahankan dan diperluas sehingga semakin banyak santri asal Balangan yang memperoleh dukungan untuk melanjutkan pendidikan di pesantren. (*)
