SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat dan angin kencang pada Minggu (13/9/2026). Kalimantan Selatan termasuk wilayah yang perlu mewaspadai potensi angin kencang.
Dalam peringatan dini cuaca BMKG untuk 13 September 2026, potensi hujan dan angin kencang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. BMKG membagi peringatan hujan dalam tiga level, yakni Waspada untuk hujan sedang hingga lebat, Siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat, dan Awas untuk hujan sangat lebat hingga ekstrem.
Untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat, wilayah yang disebut antara lain Aceh dan Sumatera Utara. Sementara Sumatera Barat dan Kalimantan Barat juga masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami hujan.
BMKG menjelaskan, potensi hujan dipengaruhi sejumlah dinamika atmosfer, antara lain aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin serta terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin di sejumlah wilayah Indonesia.
Kondisi atmosfer yang cukup labil, terutama di sebagian Sumatera dan Papua, turut mendukung pertumbuhan awan hujan. Faktor konvektif lokal juga diperkirakan berpengaruh terhadap pembentukan awan hujan meskipun sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam periode musim kemarau.
“Dengan demikian, meskipun kondisi kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia, potensi hujan sedang-lebat/sangat lebat secara lokal tetap perlu diwaspadai,” kata BMKG dalam laman resminya, Kamis (10/9/2026).
Daerah Berpotensi Angin Kencang
Selain hujan, BMKG memperingatkan potensi angin kencang di sejumlah wilayah. Kalimantan Selatan termasuk di dalamnya.
Wilayah lain yang berpotensi mengalami angin kencang ialah Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Papua, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan.
