![]() |
| Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendorong Samsat Pembantu Handil Bakti, UPPD Marabahan, untuk meningkatkan pelayanan jemput bola hingga ke wilayah pelosok. |
SUARAMILENIAL.ID, BARITO KUALA – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendorong Samsat Pembantu Handil Bakti, UPPD Marabahan, untuk meningkatkan pelayanan jemput bola hingga ke wilayah pelosok.
Selain itu, Komisi II DPRD Kalsel juga menyoroti perlunya peningkatan sarana dan prasarana di Samsat Pembantu Handil Bakti guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang membayar pajak kendaraan.
Dorongan tersebut disampaikan saat Komisi II DPRD Kalsel melakukan kunjungan kerja dan monitoring ke Samsat Pembantu Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Jumat (28/8/2026).
Kunjungan dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi. Dalam peninjauan tersebut, ia menilai sejumlah fasilitas pendukung di Samsat Pembantu Handil Bakti masih perlu ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat lebih representatif.
Pria yang akrab disapa Paman Yani itu mengatakan masyarakat yang datang untuk menunaikan kewajiban membayar pajak kendaraan sudah seharusnya memperoleh pelayanan yang nyaman.
Menurut dia, peningkatan fasilitas seperti ruang tunggu yang memadai juga penting agar masyarakat tidak terganggu oleh kondisi cuaca, termasuk panas saat mengantre.
Paman Yani mendorong adanya perhatian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun pemerintah daerah setempat untuk melakukan pengembangan gedung serta pemenuhan sarana pendukung operasional.
Ia juga mengusulkan penambahan armada untuk menunjang pelayanan jemput bola kepada masyarakat.
Sarana tersebut, menurut dia, dapat berupa kendaraan operasional maupun moda transportasi air, seperti kelotok, mengingat karakteristik wilayah di sekitar Barito Kuala yang memiliki kawasan perairan.
“Pelayanan jemput bola perlu diperkuat agar masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah pelosok, lebih mudah dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel Jahrian juga mendorong jajaran Samsat Pembantu Handil Bakti agar lebih proaktif menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.
Menurut dia, pelayanan jemput bola menjadi salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor.
Peningkatan jangkauan pelayanan diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pembayaran pajak sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Selatan.
Komisi II DPRD Kalsel berharap peningkatan fasilitas dan penguatan pelayanan jemput bola dapat dilakukan secara bertahap sehingga pelayanan Samsat Pembantu Handil Bakti semakin optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
