Film Horor Pirunduk Gelar Gala Premiere di Banjarmasin, Donasikan Rp 200 Juta untuk Korban Karhutla

Film horor Pirunduk menggelar gala premiere di XXI Duta Mall Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (18/10/2026).Foto-Setia Bakti/suaramilenial.id

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN
 – Film horor Pirunduk menggelar gala premiere di XXI Duta Mall Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (18/10/2026). Film garapan sutradara Billy Christian tersebut mengangkat urban legend dan cerita rakyat dari Kalimantan, khususnya Banjarmasin.

Gala premiere ini menjadi momen bagi tim produksi untuk memperkenalkan film tersebut kepada masyarakat Kalimantan sebelum tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 22 Oktober 2026.

Film Pirunduk diproduksi oleh Pichouse Films, Pentana Production Studio, dan Bimasakti Pictures Production. Film ini melibatkan sejumlah pemeran lokal Kalimantan sebagai bagian dari upaya mengangkat budaya dan cerita rakyat daerah ke layar lebar.

Tak hanya menjadi ajang pemutaran perdana, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi kepedulian terhadap masyarakat Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Melalui kolaborasi dengan MD Entertainment Foundation, film Pirunduk menggalang dana untuk membantu masyarakat di daerah terdampak karhutla melalui platform KitaBisa.

Sebagai langkah awal, Pentana Studio memberikan donasi sebesar Rp 200 juta. Donasi tersebut diserahkan secara simbolis kepada Mahran Haydar selaku perwakilan MD Entertainment Foundation.

Aksi sosial ini menjadi bagian dari semangat yang diusung film Pirunduk, yakni menghadirkan karya yang tidak hanya mengangkat cerita lokal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di daerah asal cerita tersebut.

Angkat Cerita Rakyat Kalimantan

Sutradara Pirunduk, Billy Christian, berharap film tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan kekayaan mitos dan legenda dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut dia, Indonesia memiliki banyak cerita rakyat yang berpotensi diangkat menjadi film layar lebar.

“Kami jajaran kreator dan produser berharap agar situasi di Kalimantan segera membaik. Semoga film ini bisa menjadi pemicu buat teman-teman lain untuk mengangkat tema-tema lokal,” ujar Billy Christian.

Ia mengatakan, pihaknya memulai upaya tersebut melalui cerita dari Kalimantan yang diangkat dalam film Pirunduk.

Film ini mengangkat kisah yang dekat dengan kehidupan masyarakat setempat, sekaligus memperkenalkan sisi lain kebudayaan Kalimantan melalui genre horor.

Gala premiere di Banjarmasin juga dihadiri sejumlah pemeran lokal, di antaranya Acil Imas, Bastari Bayu, Budi Rab, Muhammad Kholilul Rahman, Ipul Hari, Leny Murdalisa, Ariel Lawang, Wahyu Sesaji, serta sejumlah seniman dan pemeran daerah lainnya.

Sejumlah pemeran dari Jakarta turut hadir, yakni Aulia Sarah, Bucek Depp, Yoriko Angeline, Boy Idrus, dan Alam Jaya.

Kehadiran para pemeran tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap peluncuran film yang mengangkat cerita dan latar budaya Kalimantan.

Sinopsis Film Pirunduk

Film Pirunduk berkisah tentang Siti, yang diperankan Aulia Sarah, seorang perempuan yang menikah dengan juragan bernama Badarudin, diperankan Bucek Depp, demi melunasi utang ayahnya.

Namun, kehidupan rumah tangga Siti justru dipenuhi kekerasan. Dalam kondisi terdesak, ia memilih mempelajari ilmu hitam Pirunduk untuk menundukkan suaminya.

Keputusan tersebut membawa konsekuensi yang mengancam kehidupan Siti, Badarudin, hingga seluruh warga desa.

Film yang ditulis Budi Ismanto dan Tubagus Deddy ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai Kamis (22/10/2026).

Melalui Pirunduk, para pembuat film berharap cerita rakyat Kalimantan dapat semakin dikenal luas sekaligus mendorong sineas lain untuk mengangkat kisah lokal dari berbagai daerah di Indonesia.


Lebih baru Lebih lama