SUARAMILENIAL.ID, DELI SERDANG – Komika Oki Rengga menyampaikan permohonan maaf sekaligus memberikan klarifikasi setelah video dirinya menegur sejumlah suporter dalam pertandingan PSMS Medan melawan Persija di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, viral di media sosial.
Video tersebut memicu beragam reaksi dan spekulasi. Oki dituding melarang suporter membentangkan spanduk yang diduga memuat pesan mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sebagian warganet juga menarasikan bahwa Oki melakukan tindakan kekerasan terhadap salah seorang suporter.
Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @okirengga33, Jumat (6/11/2026), Oki membantah berniat membungkam aspirasi suporter.
Ia menjelaskan, teguran itu disampaikan karena ingin mengajak penonton kembali memusatkan perhatian pada pertandingan dan mendukung PSMS Medan.
"Saya Oki Rengga di sini saya mau minta maaf sebesar-besarnya untuk video, untuk narasi dan keributan yang saya munculkan beberapa hari ini saya minta maaf. Jadi di sini saya akan sedikit menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi karena di luar sudah semakin besar dan semakin ke mana-mana narasinya,” ujarnya.
Oki mengatakan, pertandingan tersebut memiliki arti penting bagi PSMS Medan. Suasana stadion yang dipenuhi penonton membuat atmosfer pertandingan terasa istimewa.
Namun, menurut dia, perhatian sebagian suporter di tribun sempat teralihkan oleh pembicaraan mengenai rencana pemasangan spanduk bertema karhutla.
Ia kemudian menghampiri kelompok suporter tersebut dan mengusulkan agar spanduk dipasang setelah pertandingan selesai.
Dengan demikian, dukungan kepada PSMS dapat tetap menjadi perhatian utama selama laga berlangsung.
"Di tribun lain terjadi diskusi, yang mana mereka sedang membicarakan apakah spanduk karhutla ini dipasang atau apakah nanti aja dipasangnya. Karena konsentrasi sudah tidak lagi ke pertandingan, sudah terpecah. Aku mencoba datang, aku coba bilang dan memberikan penawaran ‘Bang gini aja, gimana kalau spanduknya nanti aja kita pasang setelah pertandingan, sekarang kita dukung PSMS aja dulu, kita nonton pertandingan. Aku yang bakal megang nantinya, Gimana bang? Dan mereka, oke bang oke, sepakat bang. Dan penonton yang ada di situ sepakat, semuanya sepakat," kata Oki.
Menurut Oki, saat itu sempat tercapai kesepakatan dengan suporter di sekitar lokasi. Namun, pembicaraan masih berlanjut dan situasi kembali memanas. Interaksi yang berlangsung di tengah suasana pertandingan itu kemudian terekam kamera penonton lain dan memunculkan beragam tafsir.
Bantah Mencekik Suporter
Oki juga menanggapi narasi yang menyebut dirinya mencekik seorang suporter. Ia menjelaskan, orang yang terlihat dipegang kepalanya dalam video tersebut justru datang untuk menyampaikan kekhawatiran mengenai banyaknya korban.
“Ada orang yang datang dan bilang sama aku sambil nangis, ‘Bang, tapi memang udah banyak kali korbannya’, itu adalah orang yang kepalanya aku pegang, yang narasinya bilang aku mencekik orang, kepalanya ku pegang, aku bicara di depannya, ‘Aku tau bang, abang tau,” ujar Oki.
Ia mengakui, reaksi spontan yang ditunjukkannya tidak terlepas dari tekanan mental dan berbagai ancaman yang selama ini diterima akibat sikap kritisnya di ruang publik. Kondisi tersebut, menurut dia, turut memengaruhi emosinya saat berada di tengah suasana stadion.
Di akhir klarifikasinya, Oki kembali meminta maaf atas kegaduhan yang muncul. Ia juga menegaskan tetap mendukung orang-orang yang menyampaikan aspirasi dan kritik di ruang publik.
"Jadi sekali lagi aku minta maaf berharap, berharap ini bisa menjadi sedikit penjelasan sama apa yang sebenarnya terjadi, dan aku pastikan aku selalu ada di barisan teman-teman yang selama ini bersuara. Buat teman-teman yang tahu bagaimana selama ini aku bersuara, terima kasih banyak aku tidak akan pernah berhenti untuk menyuarakan itu,” kata dia.
