Layanan Panggilan Darurat 112 Banjarmasin Resmi Diluncurkan

Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina meresmikan Layanan Call Center atau Panggilan Darurat 112 Banjarmasin. Foto-Istimewa


SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina meresmikan Layanan Call Center atau Panggilan Darurat 112 Banjarmasin serta melakukan simulasi panggilan cepat, yang berlangsung di Aula Kayuh Baimbay. Kamis (01/02).


Turut hadir dalam kegiatan, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, Forkompimda, Sejumlah Kepala SKPD beserta jajaran terkait.


Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengucapkan rasa syukur karena panggilan darurat 112 Banjarmasin telah diresmikan dan bisa digunakan masyarakat.


"Hari ini kita bersyukur kita sudah melaunching layanan darurat call center 112, jadi nomor untuk kota Banjarmasin semua terintergrasi di call center kita ini dan ini support kepada semua pihak terkait," ujar H Ibnu Sina.


Besar harapan H Ibnu Sina terhadap layanan tersebut, karena dengan adanya call center 112 diharapkan dapat mengurangi keadaan darurat yang ada di kota Banjarmasin.


"Layanan ini bisa dioperasikan terutama damkar, kebakaran, ada penyelamatan juga terkait dengan binatang buas atau ular dirumah, kecelakan, kekerasan dalam rumah tangga dapat terintergrasi di call center kita 24 jam gratis," sebutnya.


"Tapi tolong jangan iseng sama panggilan gratis ini, pasti nanti ada sanksinya bagi yang menelpon cuman untuk main main. Kami berharap bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya," tambahnya.


Lalu ia menyampaikan bahwa layanan itu merupakan salah satu pendukung Smart City di Banjarmasin,"Karena ini bagian dari layanan publik kemudahan berkomunikasi program smart city kita, terutama smart living ya kemudahan dan kenyamanan sebuah kota salah satunya adalah hadirnya call center," tutupnya.


Sementara itu, Kepala Diskominfotik kota Banjarmasin, Windiasti Kartika menyebutkan bahwa layanan panggilan darurat call center 112 di kota Banjarmasin sudah siap secara sdm maupun infrastruktur.


"Dari beberapa tahapan yang kita ikuti  berjalan dengan lancar temasuk Pemko Banjarmasin telah melaksanakan fgd dengan kementerian kominfo Ri dan sudah melakukan training soft skill layanan kedaruratan bagi operator yang diikuti," Ujar Windi.


"Sebanyak 28 orang dari SKPD terkait sudah dibimtek agar dapat memaksimalkan pelayanan, apalagi ini kan 24 jam dalam rangka untuk mempermudah masyarakat di kota Banjarmasin untuk melaporkan kejadian," sebutnya.


Kemudian ia berharap agar masyarakat bisa memanfaatkan sebaik mungkin pelayanan panggilan 112 itu,"Tentu dukungan dari semua pihak sangat kita perlukan agar 112 ini bisa menjadi tanggapan cepat pemko kepada masyarakat Banjarmasin," pungkasnya. (*)

Lebih baru Lebih lama