Melalui Lifebuboy, 700 Santri Ponpes Darussalam Martapura Ikuti Pelatihan PHBS

Pesantren Sehat Lifebuoy di Pondok Pasantren Darussalam Martapura. Foto-Istimewa

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN - Kementerian Agama Republik Indonesia berkerja sama dengan Unilever Indonedia melalui brand Lifebuoy menggelar 'Pasantren Sehat Lifebuoy' di Pondok Pesantren Darussalam Martapura, Banjarbaru, Selasa (27/2).


Dalam program tersebut, sebanyak 700 santri mengikuti pelatihan dan edukasi kesehatan untuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).


Acara ini juga turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Kalsel H Ahmad Sawiti, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banjar Muhammad Rofi'i, Head of Consumer Market Insight Pwrsonal Care Unilever Indonesia Banto Twiseno, dan Pimpinan Ponpes Thayassus Diniyyah (TD) Darusalam KH Ahmad Tarhib.


Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Kalsel, H Ahmad Sawiti menyebutkan bahwa progam ini mendapat respons positif dari guru dan santri karena mendapatkan ilmu baru khususnya perilaku hidup sehat dan bersih.


“Kami ucapkan terima kasih kepada Unilever Indonesia dengan diadakannya program ini dan diharapkan diterapkan lebih luas lagi, tidak hanya berjalan di 1 atau 2 pesantren, tapi lebih merata lagi,” ujar Ahmad Sawiti.


Di samping itu, Pimpinan Ponpes Thayassus Diniyyah Darussalam, KH Ahmad Tarhib juga mengungkapkan, program ini karena kegiatan yang diberikan sesuai visi dan misi pesantren dalam ajaran Islam.


“Kebersihan ini juga harus setiap hari, tidak hanya pada saat menyambut bulan Ramadan. Momennya memang sangat pas diadakan menjelang Ramadan, jadi mengingatkan kita akan kebersihan bukan hanya  jasmani, tapi juga rohani,” kata Ahmad Tarhib.


Secara terpisah, Head of Skin Cleansing Unilever Indonesia, Erfan Hidayat menjelaskan peran Lifebuoy untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di area pesantren.  


Salah satunya adalah dengan mencetak Duta Santri sebagai peer educator.


“Sejak tahun 2019 program Pesantren Sehat Lifebuoy telah menjangkau lebih dari 2.000 pesantren dan memberikan manfaat bagi lebih dari 900.000 santri dan santri putri di Indonesia," bebernya.


"Tahun ini program Pesantren Sehat Lifebuoy hadir di Banjarbaru dengan tujuan memberikan dampak yang lebih luas melalui sejumlah rangkaian kegiatan mulai dari peer-to-peer learning, training for trainers (kepada santri dan santri putri, ustadz, dan ustadzah), edukasi CTPS dengan baik dan benar, hingga pemeriksaan kesehatan. Kami berharap dengan kolaborasi yang dilakukan dengan Pesantren di berbagai kota di Indonesia kami dapat menjangkau penambahan 1 juta santri dan santri putri di lebih dari 1.500 pesantren,” tambahnya.


Selain peer-to-peer learning, Lifebuoy memberikan bantuan terhadap pesantren berupa dana pendidikan, alat penunjang pendidikan, dan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya.


"Dengan dilaksanakannya program Pesantren Sehat Lifebuoy di Banjarbaru, kami berharap dapat melahirkan agen-agen perubahan yang mampu menciptakan lingkungan pesantren maupun masyarakat yang lebih sehat. Di tahun 2024, program sudah berjalan di Semarang, Jakarta, Bandung dan saat ini di Banjarbaru, dan akan berjalan di berbagai kota lain di Indonesia, antara lain Palembang, Lampung, Makassar, Bengkulu, dan Padang,” tutup Erfan Hidayat. 


Reporter : Amrullah

Editor      : Muhammad Robby

Lebih baru Lebih lama