Page Nav

SHOW

Post Meta

SHOW

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

PLN-picsay

Menteri AHY Jelaskan Soal Reforma Agraria dan Agenda Undangan Bank Dunia ke Diplomat RI

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto-Istimewa

SUARAMILENIAL.ID, New York – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya Reforma Agraria dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

 

"Kita ingin kebijakan Reforma Agraria ini benar-benar sukses, di antaranya melalui program Redistribusi Tanah. Yang pada dasarnya kita ingin benar-benar menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat luas," kata Menteri AHY di New York pada Jumat (10/5) waktu setempat.

 

Menteri ATR/Kepala BPN menyampaikan hal tersebut saat melakukan pertemuan makan malam dengan para diplomat senior dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dan Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York.

 

Dalam suasana silaturahmi yang hangat, Menteri AHY melanjutkan, "Kebetulan Menteri ATR/Kepala BPN sebelumnya, yaitu Bapak Hadi Tjahjanto yang kini menjadi Menko Polhukam pernah bercerita, dari pengaduan-pengaduan yang masuk ke Kemenko Polhukam, sekitar 60 persen terkait dengan pertanahan,” ungkapnya.

 

Menteri AHY kemudian menjelaskan, agendanya menghadiri undangan Bank Dunia ini untuk berbagi kisah sukses Indonesia melakukan pendaftaran tanah lebih dari 100 juta bidang lahan. 


Hal ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia dan 50 persen di antaranya dilakukan selama sembilan tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

 

Pada Global Land Policy Forum ini Menteri AHY mewakili Pemerintah Indonesia akan menjelaskan kesuksesan Indonesia mendaftarkan tanah melalui program revolusioner Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). 


Diketahui, Indonesia berhasil memetakan serta mendaftarkan bidang tanah rata-rata mencapai 10 juta bidang tanah per tahunnya. Saat ini, capaian pemetaan dan pendaftaran telah mencapai 112 juta bidang tanah.

 

Menyambut kehadiran Menteri ATR/Kepala BPN dan rombongan, Konsul Jenderal RI di New York, Winanto Adi menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung kerja Kementerian ATR/BPN ke depannya.

 

Menteri AHY menyampaikan rasa hormatnya atas kerja-kerja para diplomat Indonesia dalam memperjuangkan kepentingan Indonesia. 


Secara khusus, ia mengapresiasi Perwakilan Tetap RI di PBB yang turut memperjuangkan agar negara Palestina memperoleh hak-hak penuh di Sidang Umum PBB. (AR/YZ)

banner-halaman
BANNER-WEB-picsay