BRI Kancab Pelaihari Bagikan Sembako dan Kebutuhan Bayi-Lansia Korban Banjir di Kintap

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Branch Office Pelaihari, melalui BRI Unit Kintap menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana ke korban banjir di Kintap. Foto-Istimewa

SUARAMILENIAL.ID, PELAIHARI - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Branch Office Pelaihari, melalui BRI Unit Kintap menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana berupa sembako, air mineral serta perlengkapan untuk bayi dan lansia korban banjir di Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala).


Branch Office Head Pelaihari, Muhammad Aqbar mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi bencana banjir yang melanda daerah Kintap pada Jumat (7/6) kemarin.


“Pada Sabtu (8/6), BRI Branch Office Pelaihari melalui BRI Unit Kintap turun langsung memberikan bantuan tanggap darurat bencana kepada korban yang terdampak banjir," katanya.


Ia menyebut bantuan berupa sembako, air mineral serta perlengkapan untuk bayi dan lansia itu disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak.


PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Branch Office Pelaihari, melalui BRI Unit Kintap menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana ke korban banjir di Kintap. Foto-Istimewa

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi korban bencana. 


Karenanya, BRI berupaya membantu meringankan beban para korban.


"BRI akan memberikan bantuan selanjutnya kepada masyarakat terdampak bencana banjir melalui Unit Kerja BRI di setiap wilayah," ujarnya.


Ia mengungkapkan, BRI juga terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana sebagai upaya meringankan beban masyarakat serta mempercepat pemulihan pascabencana.


“BRI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia selalu turut berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana.”


“Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian dan ketulusan BRI kepada masyarakat untuk dapat segera bangkit dari masa-masa sulit," pungkasnya.


Reporter : Newswire

Editor      : Rizky Permatasari

Lebih baru Lebih lama