Greenland Lebih Luas dari Kalimantan, Penduduknya Tak Sampai Jumlah Satu Kelurahan di Jakarta

Pulau Greenland kembali menjadi sorotan dunia seiring pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut keinginannya untuk “mengakuisisi” wilayah tersebut. Foto-AFP

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA - Pulau Greenland kembali menjadi sorotan dunia seiring pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut keinginannya untuk “mengakuisisi” wilayah tersebut. 

Di balik kontroversi geopolitik itu, Greenland menyimpan sejumlah fakta geografis dan demografis yang unik.

Dengan luas sekitar 2,16 juta kilometer persegi, Greenland merupakan pulau terbesar di dunia yang bukan benua. 

Luas wilayahnya setara tiga kali Pulau Kalimantan, bahkan hampir menyamai luas Eropa Barat. Meski demikian, Greenland bukanlah sebuah benua.

Mengutip laman resmi Pemerintah Denmark, Greenland secara administratif memiliki pemerintahan sendiri yang luas, namun tetap menjadi bagian dari Kerajaan Denmark. Populasi wilayah ini hanya sekitar 56.000 jiwa.

Jumlah penduduk tersebut lebih kecil dibandingkan rata-rata penduduk satu kelurahan di Jakarta, yang umumnya mencapai 60.000 hingga 70.000 jiwa. Kepadatan penduduk Greenland pun sangat rendah, hanya sekitar 0,03 orang per kilometer persegi.

Kondisi ini tak lepas dari karakter geografis Greenland. Sekitar 80 persen wilayahnya tertutup lapisan es permanen, menjadikannya wilayah terbesar kedua di dunia yang diselimuti es setelah Antarktika. Area yang dapat dihuni hanya sekitar 20 persen dan sebagian besar berada di wilayah pesisir.

Sebagian besar penduduk Greenland tinggal di kota-kota pesisir karena hanya bagian tepi pulau yang mencair pada musim panas. Laman Sector Atlas mencatat, hanya ada satu kota di Greenland yang tidak berada di wilayah pesisir, yakni Kangerlussuaq, yang berarti “fjord besar”.

Iklim Arktik dengan suhu ekstrem—yang pada musim dingin dapat mencapai minus 32 derajat Celsius—membatasi aktivitas dan sebaran penduduk. 

Kondisi ini juga membuat pertanian hampir mustahil dilakukan, kecuali di wilayah paling selatan. Di kawasan tersebut, peternakan domba menjadi salah satu kegiatan ekonomi utama.

Secara historis, perikanan dan perburuan menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat Greenland. Iklim yang keras dan musim panas yang singkat membuat ketergantungan pada sumber daya alam laut tetap dominan hingga kini.

Greenland berjarak sekitar 3.532 kilometer dari Denmark dan telah terhubung secara politik dan budaya selama lebih dari seribu tahun. 

Wilayah ini sempat berstatus koloni Denmark hingga 1953, sebelum kemudian didefinisikan ulang sebagai bagian dari Kerajaan Denmark dengan otonomi luas.

Editor    : Muhammad Robby

Lebih baru Lebih lama