Pemkot Banjarmasin “Bedah” 100 Rumah Warga Miskin pada 2026, Anggaran Naik Hampir Dua Kali Lipat

 

Kabar baik bagi warga kurang mampu di Banjarmasin. Pemerintah kota setempat kembali menggencarkan program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) atau yang akrab dikenal sebagai “bedah rumah”.

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN – Kabar baik bagi warga kurang mampu di Banjarmasin. Pemerintah kota setempat kembali menggencarkan program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) atau yang akrab dikenal sebagai “bedah rumah”.

Pada 2026, jumlah rumah yang diperbaiki meningkat signifikan. Jika tahun lalu hanya 58 unit, tahun ini targetnya melonjak menjadi 100 unit rumah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin, Chandra Iriandy, mengatakan kenaikan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Tahun lalu sebanyak 58 rumah, tahun ini 100 rumah. Hampir naik 100 persen,” ujarnya, Selasa (27/01).

Untuk setiap unit rumah, Pemkot mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 juta. Rinciannya, Rp17,5 juta untuk pembelian material bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya upah pengerjaan.

Program ini akan menyasar rumah-rumah warga di lima kecamatan dengan sejumlah persyaratan. Salah satunya, status rumah dan lahan harus milik sendiri serta tidak berada di kawasan sempadan sungai.

Menurut Chandra, program ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga berdampak pada kesehatan keluarga sekaligus penanganan kawasan kumuh.

“Tujuannya agar warga punya rumah yang layak huni, sehat, dan lingkungan lebih tertata,” jelasnya.

Tak hanya mengandalkan anggaran kota, Pemkot juga berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Tahun sebelumnya, pemerintah pusat membantu 45 unit rumah, sementara pemerintah provinsi menyumbang 10 unit.

Menariknya, tahun ini perhatian tak hanya pada bangunan rumah. Perbaikan fasilitas sanitasi, termasuk toilet warga, juga masuk dalam program agar standar kebersihan lingkungan semakin baik.

Dengan ribuan rumah yang masih membutuhkan bantuan, Pemkot berharap kolaborasi lintas pihak terus diperkuat agar semakin banyak warga bisa merasakan hunian yang aman dan nyaman.

Lebih baru Lebih lama