Pemkot Banjarmasin Salurkan Bantuan Respon Cepat Banjir, Ratusan KK Terdampak

Genangan banjir yang melanda sejumlah kawasan di awal tahun membuat Pemerintah Kota Banjarmasin bergerak cepat. Bantuan logistik hingga dapur umum disalurkan untuk membantu warga yang terdampak air pasang dan kiriman dari hulu sungai.

SUARAMILENIAL.ID
, BANJARMASIN
– Genangan banjir yang melanda sejumlah kawasan di awal tahun membuat Pemerintah Kota Banjarmasin bergerak cepat. Bantuan logistik hingga dapur umum disalurkan untuk membantu warga yang terdampak air pasang dan kiriman dari hulu sungai.

Salah satu titik penyaluran berada di kawasan Sungai Gampa, Kelurahan Sungai Jingah, Banjarmasin Utara. Di lokasi ini, tercatat sekitar 160 kepala keluarga terdampak banjir.

Wali Kota Muhammad Yamin HR yang turun langsung ke lapangan bersama Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fahruri mengatakan bantuan respon cepat difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

“Bantuan ini memang tidak seberapa, tapi ini bentuk kepedulian kami. Semoga bisa membantu warga yang sedang kesulitan,” ujarnya.

Bantuan tersebut meliputi paket sembako dan kebutuhan harian, termasuk dukungan dari Bank Kalsel. Selain itu, Pemkot melalui Dinas Sosial Kota Banjarmasin juga mendirikan dapur umum untuk menyiapkan konsumsi bagi warga, khususnya yang mengungsi.

“Yang di pengungsian kita siapkan makan harian, karena beberapa wilayah masih tergenang cukup dalam,” jelas Yamin.

Pemantauan juga dilakukan di sejumlah titik lain, seperti Sungai Lulut, Banjarmasin Timur, serta Kampung Sasirangan RT 17 di Sungai Jingah, yang masih mengalami genangan. Di kawasan tersebut, sekitar 150 kepala keluarga terdampak dan aktivitas warga masih terganggu.

Menurut data sementara, sebagian wilayah kota terdampak banjir rob sejak 1 Januari 2026. Ketinggian air pasang bahkan mencapai sekitar 3,1 meter di atas permukaan laut, diperparah hujan deras di daerah hulu.

Pemkot memastikan pemantauan terus dilakukan, sembari menyesuaikan langkah darurat dan lanjutan sesuai kondisi lapangan.

“Kami akan terus hadir sampai air benar-benar surut dan warga bisa kembali beraktivitas normal,” pungkasnya.

Lebih baru Lebih lama