![]() |
| Foto-Dok/CNN Indonesia |
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA — Duel klasik Persib Bandung kontra Persija Jakarta akhir pekan ini bukan sekadar soal rivalitas. Pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia tersebut berpotensi menjadi laga “final” penentu juara paruh musim Super League 2025/2026.
Persib dijadwalkan menjamu Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1), kick-off pukul 15.30 WIB. Aroma panas sudah terasa sejak jauh hari, mengingat hasil laga ini bisa langsung mengubah peta persaingan di papan atas klasemen.
Saat ini, Persib dan Persija sama-sama mengoleksi 35 poin dari 16 pertandingan. Keduanya hanya terpaut dua angka dari Borneo FC yang memimpin klasemen dengan 37 poin, namun sudah memainkan 17 laga. Artinya, kemenangan di GBLA akan membuat salah satu dari Persib atau Persija melampaui Borneo FC dan resmi menyandang status juara paruh musim. Jika laga berakhir imbang, Borneo FC tetap bertahan di puncak.
Secara posisi, Persija sedikit lebih unggul dengan menempati peringkat kedua berkat selisih gol yang lebih baik. Persib membuntuti di posisi ketiga dengan poin identik. Kondisi ini membuat pertandingan diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi sejak peluit awal dibunyikan.
Persib datang dengan modal kurang ideal setelah membuka tahun 2026 dengan hasil imbang melawan Persik Kediri. Sebaliknya, Persija tengah berada dalam tren positif usai meraih sejumlah kemenangan penting yang meningkatkan kepercayaan diri skuad Macan Kemayoran.
Dari sisi statistik, kedua tim punya karakter berbeda. Persib tampil solid di lini belakang dengan catatan baru kebobolan 11 gol sepanjang musim. Sementara Persija dikenal agresif dan produktif, terbukti dari koleksi 32 gol yang menjadikannya salah satu tim paling tajam di Super League musim ini.
Jika menilik rekor pertemuan, Persib sedikit lebih unggul. Dalam lima pertemuan terakhir, Maung Bandung sukses meraih tiga kemenangan atas Persija. Meski begitu, laga sarat rivalitas seperti ini kerap menghadirkan kejutan dan sulit diprediksi.
Baik Persib maupun Persija dipastikan akan tampil habis-habisan demi mengamankan gelar juara paruh musim. Namun apa pun hasilnya, persaingan menuju titel Super League 2025/2026 diyakini masih akan berlangsung sengit hingga akhir musim.
Sumber : CNN Indonesia
