Tingkatkan Integritas, Pemprov Kalsel Gelar Pelatihan ASN dan Pengadaan Barang/Jasa

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat kualitas sumber daya aparatur. 

SUARAMILENIAL.ID
, BANJARBARU
— Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat kualitas sumber daya aparatur. Melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD), Pemprov menggelar Pelatihan Integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (PBJ) Level I bagi Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Kegiatan resmi dibuka Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin, Senin (26/1/2026), di Banjarbaru.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada BPSDMD dan seluruh pihak atas terselenggaranya pelatihan, sekaligus kepada para ASN yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya mengapresiasi BPSDM Provinsi Kalimantan Selatan beserta seluruh pihak yang terlibat, serta Bapak/Ibu peserta pelatihan integritas ASN maupun pelatihan pengadaan barang dan jasa pemerintah,” ujar Syarifuddin membacakan sambutan gubernur.

Muhidin menegaskan, kedua pelatihan ini memiliki peran penting dalam membentuk aparatur yang profesional dan berintegritas.

Menurutnya, pelatihan integritas menjadi fondasi karakter ASN melalui penguatan etika, nilai BerAKHLAK, serta sikap anti korupsi. Sementara pelatihan pengadaan barang dan jasa membekali peserta dengan kompetensi teknis agar proses pengadaan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.

“Pelatihan integritas ibarat fondasi yang membentuk karakter ASN. Sedangkan pelatihan pengadaan barang/jasa menjadi bekal teknis agar sektor ini dapat mempercepat pembangunan daerah secara bersih dan taat aturan,” jelasnya.

Ia berharap, setelah mengikuti pelatihan, para ASN mampu menjawab tantangan birokrasi yang terus berkembang serta melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.

“ASN harus profesional, bebas intervensi politik, serta bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tambahnya.

Sebanyak 30 ASN mengikuti Pelatihan Integritas, sementara 120 pejabat eselon II dan III mengikuti Pelatihan PBJ Level I. Kegiatan berlangsung selama lima hari, 26–30 Januari 2026, dengan metode tatap muka di Kantor BPSDMD Provinsi Kalsel.

Pembukaan ditandai dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis oleh Sekdaprov didampingi Plh Kepala BPSDMD Syahrizal Fauzan serta Ketua Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) Kalsel Tina Purnamawati.

Melalui pelatihan ini, Pemprov Kalsel berharap lahir aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi demi mewujudkan birokrasi yang bersih dan pelayanan publik yang semakin optimal.

Lebih baru Lebih lama