Cerita Purbaya Alih Karier dari Teknik Elektro ke Ekonomi Gegara Pacar

 

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Jalan karier seseorang kadang tak selalu lurus. Ada yang dirancang matang sejak awal, ada juga yang berbelok karena alasan tak terduga—bahkan urusan hati.

Itulah kisah unik Purbaya Yudhi Sadewa, yang kini menjabat Menteri Keuangan. Siapa sangka, sebelum berkutat dengan angka makroekonomi dan kebijakan fiskal, ia justru mengawali karier sebagai insinyur teknik elektro.

Dalam orasi ilmiah di Universitas Indonesia, Depok, Sabtu (14/2), Purbaya membagikan cerita perjalanan hidupnya di hadapan para wisudawan.

Ia mengaku merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung, tepatnya dari Fakultas Teknik Elektro.

“Waktu itu saya belajar tentang arus, tegangan, sistem kontrol, dan stabilitas. Setelah lulus, saya bekerja sebagai field engineer offshore, onshore juga, di pengeboran,” ujarnya.

Ditempa Lapangan Keras

Pengalaman bekerja di lapangan membentuk cara berpikirnya. Lingkungan kerja yang keras menuntut keputusan cepat dan presisi tinggi.

Di situlah ia memahami satu prinsip penting: melihat persoalan secara utuh.

Menurutnya, sistem tak bisa dipahami hanya dari satu komponen. Jika satu bagian gagal, dampaknya bisa menjalar ke seluruh rangkaian. Prinsip itu kemudian menjadi fondasi cara berpikirnya hingga sekarang.

“Kalau satu komponen gagal, efeknya tidak berhenti di satu titik saja,” tuturnya.

Belok ke Ekonomi, Ternyata Karena Cinta

Selepas karier teknik, Purbaya memilih melanjutkan studi magister hingga doktoral di bidang ekonomi. Keputusan itu sempat membuat banyak orang heran.

Secara akademis, ia berdalih ingin memahami sistem yang lebih besar—bukan lagi mesin, melainkan perekonomian negara.

Namun, di balik alasan serius itu, ada cerita yang jauh lebih personal.

Dengan nada santai, Purbaya mengungkapkan alasan sebenarnya: dorongan sang kekasih.

“Jawaban yang sebenarnya, sih, disuruh pacar saya dulu. Kalau enggak saya ambil PhD, dia enggak mau kawin sama saya. Jadi kepaksalah,” ucapnya sambil berseloroh.

Candaan itu pun mengundang tawa hadirin.

Dari Insinyur ke Pengatur Fiskal Negara

Kini, latar belakang teknik justru membantunya melihat ekonomi sebagai sebuah sistem besar yang saling terhubung—mulai dari kebijakan fiskal, stabilitas pasar, hingga kesejahteraan masyarakat.

Cerita Purbaya seolah jadi pengingat bahwa perjalanan karier tak selalu linear. Kadang, keputusan besar lahir dari momen sederhana—bahkan dari cinta.

Dan siapa sangka, “paksaan” kecil di masa lalu justru mengantarkannya ke posisi strategis mengatur keuangan negara hari ini.

Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama