De Rossi Puji Kiper Genoa, Bijlow Tampil Gila dan Kalahkan Rating Emil Audero

 

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA — Pertarungan sengit tanpa gol tersaji saat Genoa CFC menahan imbang US Cremonese 0-0 dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (15/2). Meski papan skor tak berubah, duel dua penjaga gawang justru jadi sorotan utama.

Nama Justin Bijlow mencuri perhatian. Kiper Genoa itu tampil luar biasa dengan delapan penyelamatan krusial yang membuat gawangnya steril sepanjang laga. Penampilan heroiknya diganjar nilai sempurna 10 dari laman statistik SofaScore.

Rating tersebut bahkan mengungguli performa kiper keturunan Indonesia milik Cremonese, Emil Audero Mulyadi, yang tetap tampil solid dengan enam penyelamatan dan nilai 9,3.

Pelatih Genoa, Daniele De Rossi, tak ragu memberikan pujian tinggi kepada Bijlow.

“Bagi saya, dia kiper yang komplet. Beberapa tahun terakhir dia kurang bermain karena cedera, tapi dia punya semua karakter yang dibutuhkan pelatih,” ujar De Rossi.

Ia juga menyinggung proses adaptasi sang kiper dalam membangun serangan dari kaki.

“Awalnya saya minta dia mengurangi penggunaan kaki karena kami kurang percaya diri. Tapi perlahan situasinya berubah, sekarang dia jauh lebih nyaman,” tambahnya.

Bermain di Stadion Giovanni Zini, Cremonese sempat menekan sejak awal. Namun Genoa mampu mengimbangi ritme pertandingan. Kedua tim saling bergantian melancarkan serangan.

Genoa melepaskan sembilan tembakan dengan lima tepat sasaran, sementara Cremonese lebih agresif dengan 13 percobaan. Di sinilah peran Audero terlihat vital. Mantan pemain Juventus FC itu berkali-kali mematahkan peluang lawan, termasuk satu tembakan jarak dekat yang nyaris berbuah gol.

Memasuki babak kedua, tempo tak banyak berubah. Kedua kiper tetap jadi tembok kokoh. Hingga peluit panjang berbunyi, tak satu pun gol tercipta.

Hasil imbang ini membuat Cremonese tertahan di papan bawah klasemen, sementara Genoa patut berterima kasih pada aksi “gila” Bijlow yang menjaga satu poin tetap aman.

Di laga tanpa gol, duel penjaga gawang justru jadi panggung utama. Bijlow menang rating, tapi Audero tetap menunjukkan kelasnya.

Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama