Kronologi Bek Rahmat Hidayat Kolaps Saat Persijap Jepara Hadapi Persebaya Surabaya, Sempat ‘Black Out’ di Lapangan

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID
, JAKARTA
– Momen menegangkan terjadi dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia saat Persijap Jepara menjamu Persebaya Surabaya, Sabtu (21/2) malam. Bek tangguh Persijap, Rahmat Hidayat, tiba-tiba kolaps di tengah pertandingan dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini itu awalnya berjalan sengit. Persijap berhasil mengamankan kemenangan 3-1, namun insiden kesehatan Rahmat justru menjadi sorotan utama.

Berdasarkan tayangan ulang, kejadian bermula saat lini belakang Persijap melakukan clearance. Rahmat masih sempat jogging mengikuti alur permainan ketika timnya berbalik menyerang.

Tak lama kemudian, ia terlihat mengangkat tangan seolah memberi isyarat mengalami masalah kesehatan. Beberapa detik setelahnya, Rahmat langsung roboh di lapangan.

Situasi sontak membuat panik pemain dan ofisial. Tim medis bergegas masuk memberikan pertolongan pertama. Rahmat kemudian ditidurkan di atas tandu, sementara beberapa rekan setim mencoba membantu dengan mengipaskan jersey untuk memberikan udara.

Ambulans pun masuk ke lapangan dan sang pemain langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Laga sempat dihentikan sekitar 10 menit sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.

Setelah menjalani pemeriksaan medis, dokter tim Persijap, Ary Setiawan, menjelaskan kondisi Rahmat.

“Didagnosa Rahmat kena hipoglikemia dan hipokalemia,” ujar Ary dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan, Rahmat sempat mengalami kehilangan kesadaran atau black out di lapangan. Tim medis langsung memeriksa kondisi jantung serta saturasi oksigennya.

“Tadi Rahmat sempat black out di lapangan. Terus kita evaluasi, kita cek jantungnya, kita cek saturasi oksigennya. Sudah ada perbaikan di rumah sakit, setelah itu akan kami pantau lagi 24 jam ke depan untuk mengantisipasi hal yang lebih parah,” jelasnya.

Kabar terbaru menyebut kondisi Rahmat mulai membaik. Meski demikian, tim medis masih melakukan observasi ketat demi memastikan sang pemain benar-benar pulih sebelum kembali beraktivitas.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kondisi fisik dan kesehatan pemain di tengah padatnya jadwal kompetisi.

Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama