Souto Masih Rasakan Sakit Usai Indonesia Nyaris Juara AFC Futsal 2026

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID
, JAKARTA
— Perjalanan bersejarah Timnas Futsal Indonesia di AFC Futsal 2026 memang membanggakan. Tapi bagi sang pelatih, Hector Souto, hasil itu masih menyisakan luka.

Indonesia harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah dramatis dari Iran lewat adu penalti 4-5, usai bermain imbang 5-5 di waktu normal. Gelar juara yang sudah di depan mata akhirnya lepas begitu saja.

Bagi publik, capaian ini terasa luar biasa. Namun tidak bagi Souto.

Lewat unggahan Instagram pribadinya, pelatih asal Spanyol itu mengaku belum bisa berdamai dengan hasil final.

“Masih terasa sakit. Saya masih tidak percaya sejauh apa kita telah melangkah dengan begitu kuat. Namun saya juga belum bisa memaafkan diri karena membiarkan sebuah final yang sudah ada di tangan kita terlepas,” tulis Souto.

Final ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Indonesia berhasil menembus partai puncak AFC Futsal. Sayangnya, sejarah manis itu belum berujung trofi.

Menurut Souto, skuad Garuda sebenarnya pantas menjadi juara.

“Walaupun banyak yang memberi selamat, di dalam pikiran saya masih terasa bahwa kita seharusnya bisa melakukannya. Bahwa Indonesia pantas mendapatkannya,” lanjutnya.

Meski kecewa, ia tetap bangga dengan perjuangan para pemain. Souto menilai turnamen ini membuktikan bahwa futsal Indonesia punya masa depan cerah jika dikelola dengan serius.

“Kami ingin membawa kebahagiaan untuk seluruh negeri dan membuktikan bahwa futsal adalah olahraga masa depan ketika dijalankan dengan visi, perencanaan, dan keberanian. Dan kita sudah melihatnya. Kita sudah membuktikannya,” ujarnya.

Tak ingin larut dalam kesedihan, Souto yang juga menjabat sebagai Direktur Teknik langsung menatap langkah berikutnya. Ia bertekad membenahi ekosistem liga dan membangun regenerasi pemain agar prestasi ini bukan sekadar momen sesaat.

“Saatnya menyatukan kekuatan untuk memodernisasi futsal kita. Kita tidak bisa terus hidup dalam budaya usaha minimum atau terjebak pada paradigma usang. Futsal Indonesia: terus berjalan atau hancur,” tegasnya.

Kekalahan memang pahit. Tapi dari final ini, satu hal jelas: futsal Indonesia sudah naik level — dan dunia mulai melirik.

Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama