Waspada Penipuan Berkedok Coretax dan M-Pajak, Jangan Asal Klik Link!

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID
, JAKARTA
— Modus penipuan digital makin canggih. Kali ini pelaku mencatut nama Direktorat Jenderal Pajak di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk menjebak korban lewat WhatsApp hingga telepon.

Masyarakat pun diminta ekstra hati-hati, apalagi saat menerima pesan atau panggilan yang mengatasnamakan petugas pajak.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawati, mengungkapkan pelaku biasanya memanfaatkan isu-isu perpajakan yang sedang ramai, seperti pemadanan NIK-NPWP, pembaruan data, hingga aplikasi Coretax dan M-Pajak.

Tujuannya satu: bikin panik, lalu korban asal klik.

Modus yang sering dipakai

Skemanya terkesan meyakinkan, tapi ujung-ujungnya penipuan. Beberapa trik yang dilaporkan antara lain:

Kirim file aplikasi berformat .apk lewat WhatsApp

Kirim link palsu unduhan aplikasi M-Pajak

Minta bayar tagihan pajak lewat transfer pribadi

Janjikan pencairan pengembalian (refund) pajak

Tautan palsu pembelian meterai elektronik

Telepon langsung dan minta transfer uang mengatasnamakan pegawai DJP

Kalau sudah sampai diminta transfer atau unduh aplikasi di luar kanal resmi, itu jelas red flag.

Jangan panik, cek dulu

DJP menegaskan, petugas pajak tidak pernah meminta pembayaran atau data sensitif lewat chat pribadi.

Kalau menerima pesan mencurigakan, masyarakat bisa konfirmasi langsung melalui kanal resmi:

Kring Pajak 1500200

Email: pengaduan@pajak.go.id

Akun X @kring_pajak

Situs resmi Direktorat Jenderal Pajak (pajak.go.id)

Kantor pajak terdekat

Selain itu, laporan juga bisa disampaikan lewat kanal aduan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, baik untuk nomor telepon penipu maupun tautan/aplikasi mencurigakan.

Intinya: jangan asal klik

Di era serba digital, satu klik bisa berujung data bocor atau rekening terkuras.

Jadi, kalau ada pesan mengatasnamakan pajak yang terkesan mendesak, minta transfer, atau suruh instal aplikasi dari link asing, lebih baik abaikan dulu dan cek kebenarannya.

Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama