
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA - Semifinal penuh taktik tersaji saat Como 1907 menjamu Inter Milan di leg pertama Coppa Italia 2025/2026.
Bermain di Stadion Giuseppe Sinigaglia, duel panas ini justru berakhir tanpa gol. Skor 0-0 mungkin terlihat membosankan di atas kertas, tapi di lapangan ceritanya beda—ketat, disiplin, dan penuh adu taktik.
Mengutip CNN Indonesia, Como tampil berani menghadapi Inter yang dikenal agresif. Meski hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran, Fabregas merasa timnya sebenarnya layak menang.
“Secara keseluruhan, kami mungkin pantas mencetak gol, atau setidaknya lebih dekat untuk mencetak gol,” ujarnya, seperti dikutip dari Football Italia.
Duel Kayak Main Catur
Buat Fabregas, laga ini bukan soal banyak peluang, tapi soal strategi.
Ia menyebut pertandingan berjalan seperti permainan catur—pelan, penuh perhitungan, dan menuntut fokus tinggi. Apalagi lawannya adalah tim paling dominan di Serie A musim ini.
“Kami memainkan permainan yang kami inginkan. Kami solid,” kata pelatih berusia 38 tahun tersebut.
Ogah Bawa-bawa Dendam
Menariknya, Fabregas juga menepis narasi balas dendam. Sebelumnya, Como sempat dihajar Inter 0-4 di putaran pertama liga. Tapi baginya, sepak bola bukan soal itu.
“Balas dendam hanya untuk pecundang,” ucapnya tegas.
Menurut eks gelandang Spanyol itu, tim yang ingin berkembang harus fokus belajar dan memperbaiki diri, bukan menunggu momen membalas kekalahan.
Sedikit filosofis, tapi ngena.
Leg Kedua Penentuan
Hasil imbang ini bikin peluang kedua tim masih sama besar. Penentuan tiket final bakal digelar di kandang Inter, Stadion Giuseppe Meazza, pada rentang 21–23 Maret mendatang.
Sumber : CNN Indonesia