![]() |
| Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa target jangka panjang skuad Garuda adalah menembus Piala Dunia 2030. Foto-Istimewa |
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA - Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa target jangka panjang skuad Garuda adalah menembus Piala Dunia 2030.
Target tersebut, menurut dia, menjadi fondasi utama dalam membangun arah dan mentalitas tim.
Pernyataan itu disampaikan Herdman seusai laga uji coba melawan St Kitts and Nevis national football team di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.
“Anda menyebutkan kualifikasi Piala Dunia. Itulah misinya. Tujuan kami adalah memiliki 280 juta alasan untuk bangun setiap hari dan melakukan apa yang kami kerjakan,” ujar Herdman.
Ia menekankan, ambisi tersebut bukan sekadar target kompetitif, tetapi juga upaya menciptakan tonggak sejarah baru bagi sepak bola Indonesia.
Herdman ingin tim nasional putra Indonesia menjadi yang pertama menembus putaran final Piala Dunia.
Kemenangan 4-0 atas St Kitts and Nevis, menurut dia, menjadi bagian dari proses menuju target tersebut. Hasil itu dinilai mencerminkan upaya membangun standar dan mentalitas tim.
“Ini langkah kecil. Kami menetapkan mentalitas. Ketika kami menargetkan menang 4-0 dengan clean sheet, kami menyelesaikannya. Bukan 3-0 atau 2-0, tapi kami berkomitmen untuk mencapai target,” kata Herdman.
Dukungan Publik Jadi Faktor Penentu
Herdman, yang sebelumnya sukses membawa Canada men's national soccer team lolos ke Piala Dunia FIFA 2022, mengingatkan bahwa perjalanan menuju Piala Dunia merupakan proses panjang yang tidak selalu berjalan mulus.
Ia menekankan pentingnya dukungan publik dalam menjaga konsistensi performa tim di tengah dinamika yang akan dihadapi.
“Saya berharap para penggemar dapat bersama kami karena akan ada pasang-surut. Saya mempelajarinya di Kanada dalam rentang waktu lebih dari lima tahun. Ini tidak pernah menjadi garis lurus,” ujarnya.
Menurut Herdman, dalam kurun empat tahun ke depan, peluang Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia tetap terbuka, selama diiringi kerja keras dan dukungan yang berkelanjutan dari seluruh elemen.
Adapun pada kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia, langkah Indonesia terhenti pada putaran keempat setelah kalah dari Iraq national football team dan Saudi Arabia national football team.
Meski demikian, capaian tersebut menjadi catatan progresif, mengingat Indonesia sebelumnya kerap tersingkir pada fase awal kualifikasi.
Sumber : Republika.co.id
