![]() |
| Foto-Dok/CNN Indonesia |
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA — Ganda putra Indonesia, Raymond Indra / Nikolaus Joaquin, mengakui merasakan tekanan setelah menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di semifinal All England Open Badminton Championships.
Pasangan muda tersebut berhasil menjaga asa Indonesia setelah menyingkirkan ganda China, Liang Wei Keng / Wang Chang, pada babak perempat final.
Raymond mengaku status sebagai wakil terakhir Indonesia di turnamen bergengsi tersebut memang menghadirkan tekanan tersendiri. Meski begitu, ia dan Joaquin berusaha untuk tidak menjadikannya sebagai beban.
“Tekanan jadi satu-satunya wakil Indonesia di semifinal All England pasti ada, tapi kami tidak mau menjadikan itu sebuah beban,” kata Raymond usai laga perempat final, dikutip dari rilis Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Tantangan Berat di Semifinal
Pada babak semifinal, Raymond/Joaquin akan menghadapi lawan tangguh yakni pasangan Korea Selatan yang juga unggulan pertama dunia, Kim Won Ho / Seo Seung Jae.
Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan, sehingga duel perebutan tiket final diprediksi berlangsung sengit.
Debutan yang Bawa Harapan Indonesia
Raymond/Joaquin sendiri merupakan salah satu pasangan debutan yang tampil di All England 2026. Meski baru pertama kali tampil, keduanya kini memikul harapan besar Indonesia di sektor ganda putra.
Indonesia memang memiliki tradisi kuat di nomor ini. Sejak 2017, hampir selalu ada wakil Indonesia yang bersinar di sektor ganda putra All England, kecuali pada 2021 yang diwarnai kontroversi terkait protokol Covid-19.
Dalam sembilan edisi terakhir turnamen tersebut, Indonesia bahkan berhasil merebut enam gelar juara di sektor ganda putra. Pada edisi 2022 dan 2023, final All England bahkan mempertemukan dua pasangan Indonesia.
Sementara pada edisi tahun lalu, pasangan Indonesia Leo Rolly Carnando / Bagas Maulana harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Kim Won Ho/Seo Seung Jae di partai final.
Kini, harapan Indonesia untuk kembali membawa pulang gelar ganda putra All England berada di tangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Sumber : CNN Indonesia
