![]() |
| Pemerintah Kota Banjarmasin menaruh harapan besar kepada jajaran direksi baru PT Air Minum (PAM) Bandarmasih untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Foto-Istimewa |
SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Pemerintah Kota Banjarmasin menaruh harapan besar kepada jajaran direksi baru PT Air Minum (PAM) Bandarmasih untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR saat memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Aula Kantor PAM Bandarmasih, Selasa (10/3/2026).
Dalam rapat tersebut ditetapkan jajaran direksi baru PAM Bandarmasih untuk masa jabatan 2026–2031 sebagaimana tertuang dalam Berita Acara Nomor 08/PSDIR/III/2026 tentang penetapan Direksi PAM Bandarmasih (Perseroda).
“Kami ucapkan selamat bekerja kepada seluruh jajaran direksi yang baru. Ini merupakan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Banjarmasin,” ujar Yamin kepada awak media.
Ia menegaskan pergantian kepemimpinan di tubuh perusahaan daerah tersebut diharapkan menjadi momentum pembenahan layanan, terutama dalam mengatasi keluhan masyarakat terkait gangguan distribusi air yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Menurut Yamin, persoalan distribusi air bersih masih dirasakan masyarakat, khususnya di kawasan pinggiran kota, sehingga perlu menjadi perhatian serius bagi manajemen yang baru.
“Kami berharap kepemimpinan yang baru dapat terus memberikan kinerja terbaik, termasuk segera menyesuaikan kembali rencana bisnis agar pelayanan air bersih ke depan bisa lebih optimal,” katanya.
Adapun susunan direksi yang ditetapkan dalam RUPS tersebut yakni Zulbadi sebagai Direktur Utama, Hj Yulia Riana Sari sebagai Direktur Umum dan Pemasaran, serta Irwan Firmana sebagai Direktur Operasional.
Dengan formasi direksi baru tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap sinergi antara pemerintah daerah dan PAM Bandarmasih semakin kuat.
Melalui kerja sama tersebut, berbagai kendala teknis yang selama ini menghambat distribusi air diharapkan dapat diminimalkan sekaligus memastikan layanan air bersih bagi masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik.
Editor : Hendry Rusadi
