
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA — Nasib Timnas Iran untuk tampil di ajang Piala Dunia FIFA 2026 masih menyisakan tanda tanya. Bukan soal performa di lapangan, melainkan faktor geopolitik yang hingga kini belum sepenuhnya mereda.
Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat yang belum harmonis menjadi kendala utama. Padahal, Amerika Serikat menjadi salah satu tuan rumah turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Sebelumnya, Iran sempat mengupayakan agar pertandingan mereka digelar di Meksiko. Namun, FIFA tidak memberikan persetujuan atas opsi tersebut.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, tetap menegaskan bahwa Iran akan berlaga sesuai jadwal di Amerika Serikat tanpa perubahan lokasi.
Di tengah situasi ini, seorang pejabat sepak bola Amerika Utara mengungkap dua langkah penting yang bisa dilakukan FIFA agar keikutsertaan Iran tetap terjamin.
Pertama, FIFA perlu meyakinkan Donald Trump bahwa kehadiran Timnas Iran di wilayah Amerika Serikat bukanlah ancaman. Dukungan politik dinilai krusial untuk memastikan kelancaran partisipasi Iran.
Kedua, FIFA juga harus memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada pihak Iran agar mereka merasa aman bertanding di Amerika Serikat.
Menurut sumber tersebut, opsi lain justru berpotensi menimbulkan efek domino yang bisa berdampak luas, baik secara politik maupun olahraga.
Secara jadwal, Iran akan menjalani pertandingan fase grup di wilayah Amerika Serikat. Dua laga akan digelar di Inglewood menghadapi Selandia Baru dan Belgia, sementara satu pertandingan lainnya berlangsung di Seattle melawan Mesir.
Di sisi lain, situasi global juga belum sepenuhnya kondusif. Ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran masih berlangsung. Bahkan, perundingan gencatan senjata yang digelar di Islamabad beberapa waktu lalu belum menghasilkan kesepakatan.
Dengan kondisi tersebut, keputusan dan langkah FIFA dalam waktu dekat akan sangat menentukan apakah Iran benar-benar bisa tampil tanpa hambatan di Piala Dunia 2026.
Sumber : CNN Indonesia