Harga LPG 3 Kg Dipastikan Tetap, Bahlil: Nggak Pernah Naik Sejak Awal

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID
, JAKARTA
— Pemerintah memastikan harga LPG subsidi 3 kilogram atau yang dikenal sebagai “gas melon” tetap stabil, meskipun harga LPG nonsubsidi belakangan mengalami lonjakan cukup tajam.

Mengutip laporan CNN Indonesia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah menaikkan harga LPG 3 kg sejak pertama kali program tersebut dijalankan.

“Sejak LPG diterapkan tahun 2006-2007, sampai sekarang belum pernah kita naikkan harga dari pemerintah,” kata Bahlil saat ditemui di kantornya, Senin (20/4).

Menurutnya, jika di lapangan ditemukan harga LPG 3 kg yang lebih tinggi, hal itu bukan kebijakan resmi pemerintah. Ia menilai kenaikan tersebut biasanya terjadi di tingkat distribusi, seperti distributor atau pangkalan.

“Yang ada itu dimainkan harganya di distributor dan pangkalan,” jelasnya.

Bahlil pun menyoroti pentingnya pembenahan tata kelola distribusi agar subsidi benar-benar tepat sasaran. Ia mengingatkan bahwa upaya penertiban distribusi sempat dilakukan pada Februari 2025, namun justru memicu kepanikan di masyarakat karena gas menjadi langka.

Kala itu, pemerintah sebenarnya menargetkan harga LPG 3 kg tetap berada di kisaran Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per tabung saat sampai ke masyarakat.

“Harga subsidi itu harus sampai ke rakyat. Tapi waktu itu ada yang sampai Rp25 ribu,” ujarnya.

Meski sempat menuai polemik, Bahlil menegaskan bahwa perbaikan distribusi tetap menjadi fokus pemerintah ke depan agar harga LPG subsidi tetap terjangkau dan tidak disalahgunakan.

Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama