
Seorang nelayan dilaporkan terjatuh dari kapal di perairan Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Rabu (29/4/2026). Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
SUARAMILENIAL.ID, TANAH LAUT – Seorang nelayan dilaporkan terjatuh dari kapal di perairan Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Rabu (29/4/2026). Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Korban diketahui bernama Amat (19), warga Muara Asam-asam. Ia terjatuh saat melaut bersama rekan-rekannya menggunakan kapal nelayan KM Putra.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 13.30 WITA.
“Setelah menerima laporan, kami langsung mengaktifkan operasi SAR dan memberangkatkan tim rescue dari Pos SAR Kotabaru menuju lokasi kejadian,” ujar Putu dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula sekitar pukul 05.30 WITA. Saat itu, korban berada di bagian buritan kapal untuk buang air. Namun, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke laut.
Rekan-rekan korban sempat berupaya melakukan pertolongan, tetapi korban dengan cepat tenggelam dan hilang dari pandangan.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Kotabaru, Lanal Muara Kintap, Polairud Tanah Laut, Polsek Kintap, serta nelayan setempat langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Putu menjelaskan, tim menggunakan sejumlah peralatan pendukung seperti Rigid Inflatable Boat (RIB), Aqua Eye untuk mendeteksi objek di bawah air, serta peralatan selam.
“Fokus pencarian hari pertama adalah penyisiran di permukaan air dengan memperhitungkan arah arus dan angin,” katanya.
Ia menambahkan, kendala yang dihadapi di lapangan adalah terbatasnya jaringan komunikasi. Untuk mengatasi hal tersebut, tim menggunakan perangkat satelit Starlink guna menjaga koordinasi tetap berjalan lancar.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam status dalam pencarian (DP) dan operasi SAR terus dilakukan di perairan Muara Kintap.
Putu juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.
“Kami mengingatkan agar selalu menggunakan alat keselamatan seperti life jacket, terutama saat berada di area berisiko di kapal,” ujarnya.