SUARAMILENIAL.ID, PARINGIN — Pemerintah Kabupaten Balangan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar pada Rabu (29/4/2026).
Bupati Balangan, Abdul Hadi, melalui Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, menyatakan bahwa rekomendasi DPRD merupakan masukan strategis yang sangat berharga bagi pemerintah daerah.
Menurutnya, rekomendasi tersebut menjadi dasar penting dalam meningkatkan kinerja pemerintahan, mengoptimalkan pelaksanaan program, serta memperkuat sinergi pembangunan di masa mendatang.
“Rekomendasi DPRD menjadi pijakan penting bagi kami untuk memperbaiki berbagai kekurangan, sekaligus menyempurnakan kebijakan pembangunan agar lebih tepat sasaran dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Akhmad Fauzi.
Ia juga mengakui bahwa pada tahun pertama masa kepemimpinan bersama Bupati Abdul Hadi, masih terdapat sejumlah program yang belum sepenuhnya terealisasi. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan, mempercepat pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, pemerintah daerah menekankan pentingnya kesamaan persepsi antara pihak eksekutif dan legislatif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan program dan inovasi yang berkelanjutan.
Selain itu, Akhmad Fauzi turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah.
Dengan komitmen bersama, diharapkan berbagai persoalan yang ada dapat diselesaikan secara bertahap.
Menutup pernyataannya, pemerintah daerah mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi demi mewujudkan Balangan yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Dengan kerja sama dan kebersamaan, kita optimistis dapat membangun Balangan yang lebih baik dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Editor : Hendry Rusadi
