
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, yang berlaku mulai 1 April 2026. Kebijakan ini diambil mengikuti arahan pemerintah di tengah lonjakan harga minyak dunia yang dipicu konflik geopolitik global.
Melalui keterangan resmi, Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa harga BBM di seluruh SPBU Pertamina tetap sama tanpa penyesuaian. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus menjalankan kebijakan pemerintah, termasuk dalam hal penetapan harga energi. Selain itu, Pertamina juga melakukan berbagai strategi seperti negosiasi dengan pemasok serta optimalisasi distribusi agar pasokan BBM tetap aman.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan panic buying dan menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan.
Sementara itu, pemerintah juga memastikan stok BBM nasional dalam kondisi aman. Presiden Prabowo Subianto disebut mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap kebijakan, termasuk dalam menjaga harga energi tetap stabil.
Meski demikian, pemerintah membuka kemungkinan adanya evaluasi harga BBM nonsubsidi di masa mendatang, menyesuaikan dengan dinamika harga minyak global.
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026
Berikut rincian harga BBM di berbagai wilayah Indonesia:
Sumatra
• Aceh, Sumatra Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Lampung
• Pertalite: Rp10.000
• Pertamax: Rp12.600
• Pertamax Turbo: Rp13.350
• Dexlite: Rp14.500
• Pertamina Dex: Rp14.800
• Solar: Rp6.800
• Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau
• Pertamax: Rp12.900
• Pertamax Turbo: Rp13.650
• Dexlite: Rp14.800
• Pertamina Dex: Rp15.100
• FTZ Sabang & Batam
• Pertamax lebih rendah, mulai Rp11.550–Rp11.750
Jawa & Bali
• DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali
• Pertalite: Rp10.000
• Pertamax: Rp12.300
• Pertamax Green: Rp12.900
• Pertamax Turbo: Rp13.100
• Dexlite: Rp14.200
• Pertamina Dex: Rp14.500
• Solar: Rp6.800
Nusa Tenggara
• NTB
• Sama seperti Jawa
• NTT
• Pertamax: Rp12.600
• Solar nonsubsidi: Rp14.400
Kalimantan
• Kalbar, Kalteng, Kaltim
• Pertamax: Rp12.600
• Kalsel & Kaltara
• Pertamax: Rp12.900
• Dexlite: Rp14.800
Sulawesi
• Hampir seluruh wilayah:
• Pertamax: Rp12.600
• Pertamax Turbo: Rp13.350
• Dexlite: Rp14.200
• Solar: Rp6.800
Maluku & Papua
• Maluku & Maluku Utara
• Pertamax: Rp12.600
• Papua dan wilayah pemekaran
• Pertamax: Rp12.600
• Dexlite: Rp14.500
• Solar: Rp6.800
Kesimpulan
Penahanan harga BBM ini menjadi langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan global. Masyarakat diharapkan tetap tenang karena pasokan BBM dipastikan aman, serta tidak perlu melakukan pembelian berlebihan.
Ke depan, pemerintah masih akan mengkaji kemungkinan penyesuaian harga BBM nonsubsidi dengan mempertimbangkan kondisi pasar energi dunia.
Sumber : CNN Indonesia