Pimpin Rakor Kepegawaian, Wali Kota Yamin Dorong Sanksi Tegas bagi ASN Pelanggar

 

Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar rapat koordinasi (rakor) kepegawaian guna membahas tindak lanjut manajemen aparatur, termasuk penyesuaian regulasi dan nomenklatur perangkat daerah. Foto-Istimewa

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar rapat koordinasi (rakor) kepegawaian guna membahas tindak lanjut manajemen aparatur, termasuk penyesuaian regulasi dan nomenklatur perangkat daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai ini dihadiri Plt. Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, serta seluruh pimpinan perangkat daerah, Jumat (17/4/2026).

Dalam arahannya, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menekankan pentingnya menjaga profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN), terlebih di tengah berbagai isu yang menyangkut kinerja aparatur di lingkungan pemerintah kota.

Ia menegaskan bahwa wibawa ASN harus dijaga melalui kedisiplinan yang kuat serta pola kerja yang semakin baik.

“Saya harap pola komunikasi dan kinerja ASN kita dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Selain itu, Yamin juga mendorong terciptanya komunikasi yang lebih cair namun tetap efektif antar pimpinan perangkat daerah guna memperkuat koordinasi dan kinerja organisasi.

Lebih lanjut, ia menyoroti masih adanya pelanggaran disiplin ASN yang saat ini tengah berproses. Ia meminta agar setiap pelanggaran kode etik ditangani secara cermat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Apabila terbukti melanggar, saya minta BKPSDM dan Inspektorat tidak menunda pemberian sanksi kepada oknum yang bersangkutan,” tegasnya.

Menurutnya, penegakan disiplin yang tegas menjadi bagian penting dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap aparatur pemerintah.

Rakor ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan responsivitas dalam pelayanan publik serta mencapai target kinerja organisasi secara optimal.

“Kita ingin ada kesamaan persepsi. Inovasi dan kreativitas di setiap instansi harus saling mendukung demi kemajuan Kota Banjarmasin,” pungkasnya.

Lebih baru Lebih lama