
Sebanyak 867 peserta mengikuti Kejuaraan Gulat Wali Kota Cup 2026 yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Persatuan Gulat Seluruh Indonesia di GOR Hasanuddin HM, Minggu (10/6/2026).
SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN – Sebanyak 867 peserta mengikuti Kejuaraan Gulat Wali Kota Cup 2026 yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Persatuan Gulat Seluruh Indonesia di GOR Hasanuddin HM, Minggu (10/6/2026).
Kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 500 Tahun Kota Banjarmasin itu menarik perhatian karena menghadirkan kategori usia dini sebagai upaya pembinaan atlet sejak awal.
Tingginya minat peserta membuat panitia harus membatasi kuota pendaftaran dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan kesiapan fisik atlet.
Koordinator kegiatan, Oktoriadi, mengatakan kategori usia dini dalam ajang tersebut merupakan terobosan baru di Kalimantan Selatan.
“Ini mungkin pertama kalinya di Kalsel ada kategori usia dini, mulai dari rentang usia 10 hingga 12 tahun. Fokus kita memang untuk menjaring anak-anak agar lebih tertarik pada olahraga gulat sejak dini,” ujar Oktoriadi.
Ia menjelaskan, untuk kategori remaja U-15, peserta berasal dari delapan kabupaten di Kalimantan Selatan, sedangkan kategori usia dini diikuti atlet dari Kota Banjarmasin.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda menilai olahraga gulat memiliki manfaat dalam membentuk karakter dan pengendalian emosi anak.
“Gulat ini banyak manfaatnya bagi perkembangan rohani dan emosional anak. Karakter dan insting mereka diarahkan agar tidak melakukan kekerasan di luar, tapi ditekan nalurinya untuk berkompetisi secara sportif. Kita berharap ini menjadi kejuaraan rutin setiap tahun,” kata Ananda.
Ketua Harian PGSI Banjarmasin, Indra Sjafrie, mengatakan pembinaan atlet usia dini menjadi langkah penting untuk menjaga prestasi olahraga gulat Kalimantan Selatan di tingkat nasional maupun internasional.
Menurut dia, ajang tersebut diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet muda yang mampu melanjutkan prestasi hingga ke level nasional.
“Harapan kita, atlet usia dini ini terus berlanjut ke kelompok umur junior, senior, hingga nantinya menjadi atlet nasional. Selain prestasi, lewat ajang ini circle pergaulan dan wawasan mereka menjadi lebih luas dan positif,” ujar Indra.
Melalui kejuaraan itu, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap pembinaan olahraga gulat dapat terus berkesinambungan dan melahirkan bibit atlet baru dari Kalimantan Selatan.