Pasca Pemindahan Tongkang, Pemkot Banjarmasin Rencanakan Air Mancur dan Pasar Terapung

Pemerintah Kota Banjarmasin berencana menata ulang kawasan bekas resto apung di atas kapal tongkang di depan Balai Kota menjadi ruang publik dan destinasi wisata baru.

SUARAMILENIAL.ID
, BANJARMASIN
– Pemerintah Kota Banjarmasin berencana menata ulang kawasan bekas resto apung di atas kapal tongkang di depan Balai Kota menjadi ruang publik dan destinasi wisata baru.

Wali Kota Muhammad Yamin HR mengatakan area tersebut akan disulap menjadi lokasi yang lebih estetik dan nyaman untuk masyarakat setelah kapal tongkang dipindahkan dari kawasan itu.

Yamin mengapresiasi pemilik tongkang yang dinilai kooperatif dalam mendukung penataan kawasan pusat kota tersebut.

“Harapan kita, karena ini di depan Balai Kota yang merupakan wajah kota, kita harus memberikan penampilan yang bagus. Secara teknis, nanti mungkin akan kita bangun semacam air mancur di sana agar orang bisa santai menikmati suasana depan Balai Kota,” ujar Yamin di Balai Kota Banjarmasin, Minggu (10/6/2026).

Selain pembangunan air mancur, Pemerintah Kota Banjarmasin juga mewacanakan menghadirkan kembali konsep pasar terapung di kawasan tersebut sebagai daya tarik wisata sungai.

Menurut Yamin, nantinya akan disiapkan fasilitas pendukung seperti dermaga kecil atau akses turunan di sisi kanan dan kiri kawasan agar aktivitas pasar terapung dapat berjalan lebih nyaman.

“Ke depannya kita coba kasih sesuatu yang ikonik untuk menarik perhatian. Jika selama ini hanya menjadi pusat kuliner malam seperti makan jagung, nanti kita arahkan menjadi tempat wisata yang lebih umum dan nyaman untuk bersantai di akhir pekan,” katanya.

Yamin menjelaskan, kawasan siring tersebut berkaitan dengan aset Pelindo sehingga pemerintah kota terus melakukan koordinasi terkait pemanfaatannya.

Ia menyebut pihak Pelindo telah mulai melakukan pembersihan dan penataan vegetasi di kawasan tersebut.

“Kami sudah sampaikan kepada pihak Pelindo dan berterima kasih mereka sudah melakukan pembersihan. Ke depan, kita koordinasikan apakah melalui nota kesepahaman atau bentuk lainnya agar lahan tersebut bisa dimanfaatkan maksimal menjadi tempat bersantai warga,” ujar Yamin.

Untuk mempercepat realisasi penataan kawasan, Yamin mengaku telah menginstruksikan dinas terkait dan staf ahli untuk melakukan pembahasan teknis bersama pihak otoritas pelabuhan.

Pemkot Banjarmasin berharap kawasan depan Balai Kota nantinya tidak hanya menjadi pusat administrasi pemerintahan, tetapi juga berkembang menjadi ruang publik yang hijau, tertata, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.


Lebih baru Lebih lama