Ahmad Ali: PSI Tak Akan Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie

Ketua Harian DPP Partai Solidaritas IndonesiaAhmad Ali, menegaskan partainya tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Grace Natalie usai dilaporkan dalam kasus dugaan penghasutan dan ujaran kebencian di Bareskrim Polri. Foto-CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA - Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia, Ahmad Ali, menegaskan partainya tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Grace Natalie usai dilaporkan dalam kasus dugaan penghasutan dan ujaran kebencian di Bareskrim Polri.

Menurut Ahmad Ali, tindakan atau pernyataan yang disampaikan Grace Natalie dalam kasus tersebut berada di luar kapasitasnya sebagai bagian dari tugas partai.

“Secara kelembagaan kami pastikan tidak akan memberikan bantuan hukum, karena ini hal-hal yang harus dipertanggungjawabkan secara pribadi,” ujarnya di kantor DPP PSI, Selasa (5/5/2026).

Selain Grace Natalie, laporan juga ditujukan kepada Ade Armando serta Permadi Arya. Laporan tersebut teregister di Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT tertanggal 4 Mei 2026.

Pelaporan dilakukan oleh puluhan organisasi masyarakat yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama, terkait polemik narasi dalam unggahan yang menyinggung potongan video ceramah Jusuf Kalla mengenai konflik di Poso dan Ambon.

Perwakilan LBH Syarikat Islam/SEMMI, Gurun Arisastra, menyebut laporan tersebut melibatkan sejumlah lembaga bantuan hukum dan organisasi keagamaan.

Sementara itu, Ade Armando telah menyatakan mundur dari Partai Solidaritas Indonesia. Ia menilai kasus yang dihadapinya telah menyeret partai terlalu jauh.

Dalam pernyataannya, ia juga menyebut kasus tersebut berpotensi melibatkan Joko Widodo, sehingga memilih untuk mengundurkan diri demi menghindari dampak lebih luas terhadap partai.

Sumber    : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama