BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Kalsel Periode 6–12 Mei 2026

 

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor menyampaikan prospek cuaca mingguan untuk wilayah Kalimantan Selatan yang berlaku mulai 6 hingga 12 Mei 2026. Foto-Istimewa

SUARAMILENIAL.ID, BANJARBARU - BMKG melalui Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor menyampaikan prospek cuaca mingguan untuk wilayah Kalimantan Selatan yang berlaku mulai 6 hingga 12 Mei 2026.

Kepala stasiun, Ota Welly Jenny Thalo, melalui Prakirawan Rimelda Yuni Hasteti menjelaskan bahwa secara umum kondisi cuaca di Kalsel diprakirakan berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

“Potensi hujan tersebut dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang,” ujar Rimelda Yuni Hasteti, Selasa (5/5/2026).

Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23–35°C dengan kelembapan udara 50–98 persen. Sementara itu, angin umumnya bertiup dari arah utara hingga selatan dengan kecepatan 5–30 km/jam.

Lebih lanjut, Rimelda Yuni Hasteti menyebutkan bahwa seluruh wilayah Kalimantan Selatan, baik bagian utara, timur, selatan, maupun barat, berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada periode 6–8 Mei dan 9–12 Mei 2026.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat. Kondisi ini diperkirakan terjadi pada 6 Mei di wilayah Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, Kotabaru, dan sekitarnya.

“Pada tanggal 7 hingga 8 Mei, potensi hujan sedang disertai petir dan angin kencang berpeluang terjadi di hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan, terutama pada siang hingga sore hari. Kemudian meningkat kembali pada 9–10 dan 12 Mei,” jelasnya.

Terkait kondisi kelautan, BMKG mencatat tidak terdapat potensi gelombang tinggi. Namun, masyarakat pesisir tetap diminta waspada terhadap potensi pasang air laut maksimum.

“Kami mengimbau masyarakat pesisir untuk mewaspadai potensi pasang maksimum di Perairan Kotabaru pada 6–8 Mei pukul 06.00–09.00 WITA dan di Perairan Sungai Barito pada 6–12 Mei pukul 09.00–15.00 WITA, dengan ketinggian mencapai 2,8 meter,” tambahnya.

BMKG juga mengingatkan bahwa saat ini Kalimantan Selatan memasuki masa peralihan musim yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem.

Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah, menjaga kesehatan, meningkatkan kebersihan lingkungan, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.

Lebih baru Lebih lama