TPK Banjarmasin Tambah 4 E-RTG Baru, ALFI Yakin Arus Logistik Makin Lancar

PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Petikemas (TPK) Banjarmasin menambah empat unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) guna memperkuat kapasitas operasional dan meningkatkan kualitas layanan bongkar muat peti kemas.

SUARAMILENIAL.ID
, BANJARMASIN
– PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Petikemas (TPK) Banjarmasin menambah empat unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) guna memperkuat kapasitas operasional dan meningkatkan kualitas layanan bongkar muat peti kemas.

Empat unit E-RTG berbasis tenaga listrik tersebut akan digunakan untuk mendukung aktivitas penanganan peti kemas di lapangan penumpukan (container yard). Kehadiran alat baru ini menjadi bagian dari program investasi PT Pelindo Terminal Petikemas dalam meningkatkan produktivitas terminal sekaligus mendukung kelancaran arus logistik di Kalimantan Selatan dan sekitarnya.

Terminal Head TPK Banjarmasin, Sirin Purnomo, mengatakan penambahan peralatan modern merupakan langkah strategis perusahaan dalam mengantisipasi pertumbuhan arus peti kemas yang terus meningkat.

“Penambahan empat unit E-RTG ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas terminal. Dengan dukungan peralatan yang lebih modern, kami optimistis dapat memberikan layanan yang semakin cepat, andal, dan efisien kepada seluruh pengguna jasa,” ujar Sirin dalam keterangannya, Senin (26/5).

Menurut dia, modernisasi peralatan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan kepelabuhanan sekaligus memperkuat posisi TPK Banjarmasin sebagai salah satu simpul logistik utama di Kalimantan Selatan.

Selain meningkatkan kapasitas operasional, penggunaan E-RTG dinilai lebih ramah lingkungan karena memanfaatkan energi listrik yang lebih efisien dibandingkan peralatan konvensional berbahan bakar fosil.

“Hal ini sejalan dengan komitmen Pelindo dalam mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan,” katanya.

Dukungan terhadap investasi tersebut juga datang dari Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Banjarmasin. Perwakilan Pengurus ALFI/ILFA Banjarmasin dan JPT, Tujan Noor, menilai kehadiran empat unit E-RTG baru akan berdampak positif terhadap produktivitas terminal dan efisiensi logistik.

“Kami mengapresiasi langkah Pelindo Terminal Petikemas dalam melakukan investasi peralatan modern di TPK Banjarmasin. Penambahan empat unit E-RTG ini tentunya akan meningkatkan kapasitas penanganan peti kemas dan mendukung kelancaran arus barang yang menjadi kebutuhan utama para pengguna jasa,” kata Tujan.

Ia menambahkan, pengguna jasa berharap modernisasi alat dapat mempercepat pelayanan dan mengurangi antrean saat volume peti kemas meningkat.

“Dengan dukungan peralatan yang lebih andal, tentu akan berdampak positif terhadap efisiensi biaya logistik dan daya saing dunia usaha di daerah,” ujarnya.

Menurut Tujan, TPK Banjarmasin memiliki peran strategis sebagai gerbang logistik utama Kalimantan Selatan. Karena itu, penguatan infrastruktur dan peralatan terminal dinilai perlu terus dilakukan seiring meningkatnya aktivitas perdagangan dan industri.

“Kami optimistis kehadiran E-RTG baru ini akan semakin meningkatkan kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan TPK Banjarmasin serta mendukung kelancaran distribusi barang, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor-impor,” tuturnya.

PT Pelindo Terminal Petikemas merupakan subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo yang mengelola bisnis terminal peti kemas. Perusahaan tersebut terbentuk pasca integrasi Pelindo pada 1 Oktober 2021 dan saat ini mengelola 32 terminal peti kemas di berbagai wilayah Indonesia.

Lebih baru Lebih lama