BRI Samarinda Gajah Mada Salurkan KUR Rp247,2 Miliar untuk Dorong UMKM Semakin Produktif

 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Samarinda Gajah Mada mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp247,2 miliar hingga Mei 2026.

SAMARINDA, KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Samarinda Gajah Mada mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp247,2 miliar hingga Mei 2026.

Penyaluran tersebut diberikan kepada 3.911 debitur dan menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin produktif serta mampu meningkatkan daya saing.

Pemimpin Cabang BRI Samarinda Gajah Mada, Budhy Triadi, mengatakan pembiayaan KUR yang disalurkan diarahkan untuk mendukung aktivitas usaha yang memiliki nilai tambah bagi perekonomian daerah.

“Dengan akses permodalan yang lebih mudah melalui KUR, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kapasitas bisnis, membuka lapangan kerja, serta memperkuat perekonomian daerah,” ujar Budhy.

Menurutnya, KUR merupakan salah satu bentuk dukungan BRI terhadap penguatan ekonomi berbasis UMKM. Program tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja dan mendorong pemerataan pembangunan.

“Ini merupakan bagian dari peran BRI dalam memperkuat ekonomi berbasis UMKM di daerah. Kami tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas usaha melalui berbagai program pemberdayaan,” katanya.

Budhy menjelaskan, dukungan BRI kepada pelaku UMKM tidak berhenti pada penyaluran modal. BRI juga memberikan pendampingan, edukasi finansial, serta berbagai program pemberdayaan agar pelaku usaha mampu mengelola bisnis secara lebih baik dan berkelanjutan.

“Pelaku usaha tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga pengetahuan dalam mengelola usaha. Karena itu, BRI terus memberikan pendampingan agar UMKM dapat tumbuh dan berkembang,” lanjutnya.

Ia menambahkan, BRI Samarinda Gajah Mada akan terus mengoptimalkan penyaluran KUR pada sektor-sektor produktif yang memiliki potensi pengembangan usaha.

“Kami optimistis dapat terus menjadi bagian dari penggerak ekonomi masyarakat melalui pembiayaan yang tepat sasaran dan mendukung pertumbuhan usaha lokal,” ujar Budhy.

Ke depan, BRI Samarinda Gajah Mada juga akan terus mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital dalam pengembangan bisnis, termasuk penggunaan platform penjualan online.

“Kami berkomitmen membantu UMKM agar tidak hanya mendapatkan modal usaha, tetapi juga mampu naik kelas melalui pelatihan, pendampingan, dan edukasi digital,” pungkasnya.


Lebih baru Lebih lama