JMSI Kalsel Dorong Verifikasi Media dan Penguatan Kompetensi Wartawan

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Selatan terus mendorong peningkatan profesionalisme perusahaan pers melalui verifikasi media dan penguatan kompetensi wartawan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas jurnalisme sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap media.Foto-Setia Bakti/suaramilenial.

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Selatan terus mendorong peningkatan profesionalisme perusahaan pers melalui verifikasi media dan penguatan kompetensi wartawan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas jurnalisme sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap media.

Ketua Jaringan Media Siber Indonesia Kalimantan Selatan, Anshari Yannoor, mengatakan verifikasi media merupakan salah satu instrumen penting untuk memastikan perusahaan pers menjalankan aktivitas jurnalistik sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.

Menurut dia, saat ini lebih dari 70 perusahaan media tergabung dalam JMSI Kalimantan Selatan. Keanggotaan tersebut ditandai dengan kepemilikan sertifikasi JMSI sebagai bentuk pengakuan organisasi terhadap perusahaan media yang menjadi bagian dari asosiasi tersebut.

“Dari jumlah itu, sekitar 20 media telah memperoleh status terverifikasi oleh Dewan Pers. Ini menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran perusahaan media terhadap pentingnya legalitas dan profesionalisme dalam menjalankan usaha pers,” ujarnya.

Selain aspek kelembagaan, JMSI Kalsel juga menaruh perhatian pada kualitas produk jurnalistik yang dihasilkan media. Karena itu, seluruh insan pers diingatkan untuk tetap berpegang pada prinsip-prinsip jurnalistik serta Kode Etik Jurnalistik dalam setiap pemberitaan.

Anshari menegaskan, informasi yang disampaikan kepada publik harus melalui proses kerja jurnalistik yang profesional, akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemberitaan harus dilakukan secara profesional dan sesuai kode etik jurnalistik. Harapannya, berita yang disajikan kepada masyarakat benar-benar mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran perusahaan media dalam membina dan meningkatkan kapasitas wartawan. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan kredibel.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi, JMSI Kalsel berencana menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dalam waktu dekat. Program tersebut akan melibatkan penguji bersertifikat dan berpotensi dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dewan Pers maupun lembaga pers lainnya.

Melalui program verifikasi media dan peningkatan kompetensi wartawan, JMSI Kalsel berharap ekosistem media di daerah semakin profesional, kredibel, dan mampu menghadirkan informasi yang akurat serta bertanggung jawab bagi masyarakat.

Editor : Muhammad Robby 

Repoter : Setia Bakti

Lebih baru Lebih lama