SUARAMILENIAL.ID, PALANGKARAYA — Upaya digitalisasi penerimaan daerah di Kalimantan Tengah terus diperkuat.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Tengah menjajaki kerja sama strategis dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk guna memperluas akses pembayaran pajak daerah melalui berbagai kanal digital.
Pembahasan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Bapenda Kalimantan Tengah dan jajaran BRI yang berlangsung di Palangkaraya, Kamis (18/6/2026).
Pertemuan itu menjadi bagian dari langkah percepatan transformasi digital layanan publik, khususnya dalam pengelolaan dan penerimaan pendapatan daerah.
Delegasi BRI dipimpin Team Leader Divisi Institutional Business 2 Kantor Pusat BRI Gede Arya Prayoga bersama Team Member Roni Gunawan. Turut hadir Area Head 3 Regional Office Kalimantan Anton Tisna Sumantri, Branch Office Head BRI Palangkaraya Defri Gunawan, serta jajaran tim bisnis BRI.
BACA JUGA:
BRI Samarinda Gajah Mada Salurkan KUR Rp247,2 Miliar untuk Dorong UMKM Semakin Produktif
Fokus utama pembahasan adalah rencana integrasi sistem pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan berbagai jenis pajak daerah lainnya dengan layanan digital BRI, seperti BRIVA, Electronic Data Capture (EDC), dan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Saat ini Bapenda Kalimantan Tengah telah mengembangkan sejumlah inovasi digital, di antaranya aplikasi Huma Betang dan sistem E-Pahari yang digunakan untuk mendukung percepatan penerimaan pajak daerah.
Melalui kerja sama tersebut, kedua sistem diharapkan dapat terhubung dengan jaringan layanan digital BRI sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran.
Integrasi sistem pembayaran itu dinilai dapat memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan aksesibilitas wajib pajak, termasuk masyarakat yang berada di wilayah terpencil.
Selain memberikan kemudahan transaksi, digitalisasi penerimaan daerah juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pembayaran dan pencatatan penerimaan dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien.
BRI menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh program digitalisasi penerimaan daerah di Kalimantan Tengah.
Dukungan tersebut ditopang jaringan layanan BRI yang tersebar luas, mulai dari kantor unit hingga agen BRILink yang menjangkau berbagai wilayah di provinsi tersebut.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan, transformasi layanan publik di Kalimantan Tengah diharapkan dapat berjalan lebih cepat, inklusif, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. (*)
