
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Langkah wakil Asia di Piala Dunia FIFA 2026 dipastikan terhenti setelah Australia kalah dari Mesir pada babak 32 besar, Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB.
Australia harus mengakui keunggulan Mesir melalui drama adu penalti dengan skor 2-4 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga berakhirnya waktu normal dan babak perpanjangan waktu. Hasil tersebut memastikan langkah The Socceroos terhenti di babak 32 besar sekaligus mengakhiri perjuangan seluruh wakil Asia di turnamen.
Mesir membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-13 melalui gol Emam Ashour. Australia kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-55 setelah gol bunuh diri yang dilakukan Mohamed Hany.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Kedua tim juga gagal menambah gol sepanjang babak tambahan sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak tos-tosan, Australia sempat melakukan pergantian penjaga gawang dengan memasukkan Mathew Ryan menggantikan Patrick Beach menjelang berakhirnya babak tambahan. Namun strategi tersebut belum mampu mengubah hasil pertandingan.
Dua eksekutor Australia, Harry Souttar dan Lucas Herrington, gagal menuntaskan tugasnya. Sebaliknya, seluruh penendang Mesir sukses menjalankan eksekusi sehingga tim Afrika tersebut melaju ke babak 16 besar.
Sebelum Australia tersingkir, wakil Asia lainnya, Jepang, lebih dahulu angkat koper usai kalah 1-2 dari Brasil di babak 32 besar.
Dengan hasil tersebut, tidak ada lagi negara anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang tersisa di Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Union of European Football Associations (UEFA) menjadi konfederasi dengan wakil terbanyak di babak 16 besar, yakni tujuh tim. Disusul Confederation of North, Central America and Caribbean Association Football (Concacaf) dengan tiga wakil, serta masing-masing dua wakil dari Confederación Sudamericana de Fútbol (CONMEBOL) dan Confederation of African Football (CAF).
Sumber : CNN Indonesia