
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Legenda Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik tajam kepada pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, menyusul komentar sang pelatih mengenai “DNA” permainan The Three Lions setelah tersingkir di semifinal Piala Dunia 2026.
Neville menilai pernyataan Tuchel tidak tepat karena kekalahan Inggris lebih disebabkan oleh keputusan taktik dan pemilihan pemain yang dilakukan sang pelatih selama pertandingan.
Menurut Neville, Tuchel gagal memasukkan sejumlah pemain yang dinilai memiliki kemampuan menjaga penguasaan bola ketika Inggris sudah unggul lebih dahulu.
“Saya sangat bermasalah dengan itu. Dia tidak memasukkan Kobbie Mainoo, sosok yang bisa menahan bola lebih baik dari lainnya. Dia tidak memasukkan Bukayo Saka, yang juga lebih baik dalam urusan menahan bola dibanding lainnya,” ujar Neville.
Ia juga mempertanyakan keputusan Tuchel yang tidak membawa sejumlah pemain kreatif ke Piala Dunia 2026, seperti Phil Foden, Cole Palmer, Adam Wharton, Morgan Gibbs-White, dan Trent Alexander-Arnold.
“Dia meninggalkan barisan pemain yang punya talenta bagus,” kata Neville.
Mantan bek kanan Manchester United itu juga menilai pergantian pemain yang dilakukan Tuchel justru memberi sinyal kepada skuad Inggris untuk bermain lebih bertahan setelah unggul 1-0.
“Saya sempat berpikir bahwa Tuchel mengingat kembali keputusannya. Dia memberikan pesan pada pemain untuk bertahan, dan mereka akhirnya bertahan terlalu dalam di kotak penalti. Tuchel tidak benar-benar membantu dengan pergantian yang ia lakukan,” ucap Neville.
Sebelumnya, Tuchel membantah bahwa dirinya meminta tim bermain lebih defensif. Menurut pelatih asal Jerman tersebut, Inggris terpaksa bertahan karena tekanan yang terus diberikan Argentina sepanjang pertandingan.
Tuchel juga menyinggung karakter atau “DNA” permainan Inggris yang dinilainya berbeda dengan tim-tim seperti Spanyol, yang terbiasa menguasai bola, maupun Argentina dan Brasil yang agresif dalam merebut penguasaan permainan.
Meski gagal melaju ke final, Inggris masih akan menjalani satu pertandingan terakhir di Piala Dunia 2026. The Three Lions dijadwalkan menghadapi Prancis dalam laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung pada Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Inggris untuk menutup turnamen dengan hasil positif sekaligus mengakhiri catatan buruk mereka pada laga perebutan posisi ketiga di ajang Piala Dunia.