SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih kepala Timnas Italia. Juru taktik berusia 61 tahun itu kembali menangani Gli Azzurri untuk periode kedua setelah menggantikan Gennaro Gattuso.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi Timnas Italia di media sosial pada Selasa (28/7/2026).
"Roberto Mancini adalah pelatih baru Tim Nasional," demikian pernyataan FIGC melalui akun Instagram resmi Timnas Italia.
Penunjukan Mancini mengakhiri spekulasi mengenai sosok yang akan mengisi kursi pelatih Timnas Italia. Sebelumnya, sejumlah nama seperti Pep Guardiola dan Andrea Pirlo sempat dikaitkan dengan jabatan tersebut.
Nama Guardiola disebut sulit direalisasikan karena besarnya nilai kontrak yang harus dipenuhi. Sementara itu, peluang Pirlo disebut kandas setelah muncul penolakan dari Presiden FIGC Giovanni Malago yang menyoroti keterkaitannya dengan Rusia. Situasi tersebut juga berujung pada mundurnya Direktur Teknik Paolo Maldini dan penasihat teknis Leonardo yang baru beberapa hari menjabat.
Bersamaan dengan pengumuman Mancini, FIGC juga menunjuk Claudio Ranieri sebagai direktur teknik menggantikan Paolo Maldini.
Bagi Mancini, Timnas Italia bukanlah tempat yang asing. Ia pernah menangani Gli Azzurri pada periode 2018 hingga 2023 dan mencatatkan salah satu pencapaian terbaik sepak bola Italia dalam satu dekade terakhir.
Di bawah arahannya, Italia menjuarai Euro 2020 setelah mengalahkan Inggris melalui adu penalti di partai final. Namun, keberhasilan itu diikuti kegagalan meloloskan Italia ke Piala Dunia 2022 setelah takluk 0-1 dari Makedonia Utara pada babak play-off.
Selama memimpin Timnas Italia, Mancini mencatat 58 pertandingan dengan rata-rata perolehan 2,17 poin per laga.
Sebelum kembali ke Italia, Mancini sempat melatih Timnas Arab Saudi. Kiprahnya di negara tersebut berakhir lebih cepat setelah dinilai tidak memenuhi target.
Ia kemudian melanjutkan karier bersama klub Qatar, Al Sadd, dan berhasil mempersembahkan gelar juara liga sebelum mengakhiri kerja sama pada Juni 2026 melalui kesepakatan bersama.
Editor : Muhammad Robby
