MAXi Tour Boemi Nusantara Kalimantan 2026, Yamaha Buktikan Performa Skutik Premium hingga Kampanyekan Pelestarian Orangutan

Rangkaian MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 memasuki etape kedelapan di Pulau Kalimantan. Pada etape ini, Yamaha mengajak awak media dan komunitas pengguna XMAX menjelajahi rute dari Sampit menuju Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, sejauh sekitar 235 kilometer.

SUARAMILENIAL.ID, PANGKALAN BUN – Rangkaian MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 memasuki etape kedelapan di Pulau Kalimantan. Pada etape ini, Yamaha mengajak awak media dan komunitas pengguna XMAX menjelajahi rute dari Sampit menuju Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, sejauh sekitar 235 kilometer.

Perjalanan bertajuk “The Real Borneo Journey” itu tidak hanya menjadi ajang pembuktian performa lini skutik premium MAXi Yamaha, tetapi juga mengangkat kekayaan budaya lokal dan kampanye pelestarian satwa endemik orangutan.

Chief Yamaha Area Kalimantan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Khusnul Faris, mengatakan etape Kalimantan menghadirkan tantangan berbeda dibandingkan wilayah sebelumnya.

“Rute di Kalimantan sangat menguji durabilitas kendaraan. Kami ingin membuktikan bahwa lini skutik MAXi Yamaha memiliki performa, fitur, dan desain yang mampu menjawab kebutuhan berkendara masyarakat Indonesia, khususnya di Kalimantan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan warisan budaya sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian orangutan,” ujar Khusnul Faris dalam keterangan resmi, Senin (6/7/2026).

Rute yang membelah kawasan hutan tropis dan perkebunan sawit menjadi lintasan ideal untuk menguji kemampuan berbagai model MAXi Yamaha, mulai dari XMAX, NMAX “TURBO”, AEROX ALPHA, hingga LEXi. Karakter jalan yang panjang, cuaca panas, serta kondisi lintasan yang beragam menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta.

Sesampainya di Pangkalan Bun, rombongan mengunjungi Istana Mangkubumi, peninggalan bersejarah Kesultanan Kutaringin yang masih berdiri sebagai salah satu ikon budaya Kabupaten Kotawaringin Barat. Dalam kesempatan tersebut, Yamaha juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian cagar budaya.

Perjalanan kemudian berlanjut ke tepian Sungai Arut. Peserta disambut tarian adat Dayak Butawawih sambil menikmati panorama matahari terbenam. Suasana semakin meriah dengan kehadiran komunitas XMAX Mentaya yang turut mempererat silaturahmi antarpengguna MAXi Yamaha.

Pada hari kedua, peserta mendapat pengalaman menjelajahi Taman Nasional Tanjung Puting untuk melihat orangutan di habitat alaminya. Perjalanan diawali dari Pelabuhan Kumai menggunakan kelotok, perahu tradisional khas Kalimantan, menyusuri Sungai Sekonyer yang membelah kawasan hutan hujan tropis.

Selama dua hari touring, peserta melintasi berbagai karakter jalan, mulai dari jalur antarkota, lintasan panjang di kawasan hutan dan perkebunan, hingga jalan perkotaan di Pangkalan Bun. Dukungan posisi berkendara yang ergonomis, performa mesin, dan fitur modern diklaim membuat perjalanan tetap nyaman.

Salah seorang peserta, Fadli, mengaku NMAX “TURBO” Tech Max memberikan pengalaman berkendara yang memuaskan di jalur Kalimantan.

Menurut dia, teknologi YECVT membuat akselerasi dan deselerasi lebih responsif saat menyalip maupun melintasi tikungan. Mesin 155 cc dengan teknologi VVA juga dinilai tetap bertenaga pada putaran mesin tinggi, sementara fitur ABS dan suspensi memberikan rasa aman ketika melintasi berbagai kondisi jalan.

Yamaha menilai berakhirnya etape Kalimantan semakin menegaskan bahwa MAXi Tour Boemi Nusantara bukan sekadar touring jarak jauh, melainkan perjalanan untuk mengeksplorasi keindahan alam Indonesia, mengenal sejarah dan budaya daerah, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.


Lebih baru Lebih lama