![]() |
| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan mulai menyiapkan strategi untuk mengurangi ketergantungan ekonomi daerah terhadap sektor pertambangan batubara. |
SUARAMILENIAL.ID, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan mulai menyiapkan strategi untuk mengurangi ketergantungan ekonomi daerah terhadap sektor pertambangan batubara. Langkah itu dilakukan dengan memperkuat sektor ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai penopang pertumbuhan ekonomi di masa depan.
Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi mengatakan, perekonomian daerah selama ini masih didominasi sektor pertambangan batubara yang bersifat ekstraktif dan memiliki keterbatasan sumber daya.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus diantisipasi sejak dini agar Balangan tidak terus bergantung pada komoditas yang suatu saat akan habis.
“Ekonomi kita ke depan masih menghadapi tantangan struktural yang sama, yaitu sangat bergantung pada tambang batubara. Padahal hasil tambang ini bersifat ekstraktif. Karena itu, upaya memperkuat sektor di luar tambang sudah menjadi kebutuhan mendesak dan harus menjadi prioritas berkelanjutan,” ujar Fauzi, Rabu (15/7/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Balangan akan memperkuat sektor-sektor non-ekstraktif yang dinilai lebih berkelanjutan. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain pertanian, perkebunan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan kompetensi masyarakat melalui pengembangan SDM.
Pemerintah daerah berharap sektor-sektor tersebut dapat menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain itu, Pemkab Balangan menetapkan tema pembangunan daerah tahun 2027, yakni peningkatan perekonomian daerah yang merata dan berkelanjutan. Tema tersebut akan diwujudkan melalui optimalisasi aset milik daerah, peningkatan investasi, serta inovasi pelayanan publik untuk mendukung aktivitas ekonomi.
Fauzi mengatakan, arah pembangunan tersebut juga diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui investasi tanpa mengabaikan aspek lingkungan.
Dengan strategi tersebut, Pemkab Balangan berharap masyarakat tidak mengalami guncangan ekonomi ketika produksi batubara mulai menurun pada masa mendatang.
Menurut Fauzi, penguatan kualitas SDM dan pengembangan sektor usaha lokal menjadi kunci agar roda perekonomian daerah tetap tumbuh secara berkelanjutan, meski ketergantungan terhadap sektor pertambangan terus dikurangi.
