Pemprov Kalsel Siapkan Soft Opening Tugu Pal 0 Kilometer Lewat Nobar Final Piala Dunia

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berencana menggelar soft opening Tugu Pal 0 Kilometer Banjarmasin melalui kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 bersama masyarakat. Foto-Dok MC Kalsel

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berencana menggelar soft opening Tugu Pal 0 Kilometer Banjarmasin melalui kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 bersama masyarakat.

Kegiatan tersebut disiapkan sebagai penanda awal pemanfaatan kawasan Tugu Pal 0 Kilometer sebagai ruang publik sekaligus pusat aktivitas masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan, M. Yasin Toyib, mengatakan hingga kini belum ada jadwal peresmian resmi kawasan tersebut. 

Namun, Gubernur Kalimantan Selatan berencana mengawali pemanfaatannya dengan menggelar nobar final Piala Dunia.

“Belum ada instruksi terkait peresmian. Namun, rencananya akan dilakukan soft opening melalui kegiatan nonton bareng final Piala Dunia dengan mengundang masyarakat serta melibatkan pelaku UMKM,” kata Yasin, Rabu (15/7/2026).

Menurut Yasin, setelah kegiatan tersebut, kawasan Tugu Pal 0 Kilometer akan mulai difungsikan sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Pengelolaannya juga direncanakan diserahkan kepada Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, meski masih menunggu koordinasi lebih lanjut.

Selain itu, pemerintah provinsi berencana menambah sejumlah fasilitas untuk menghidupkan kawasan tersebut. Salah satunya pembangunan panggung yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang pertunjukan seni dan musik.

Panggung itu nantinya diharapkan menjadi wadah bagi pelajar SMA maupun mahasiswa untuk menampilkan kreativitas mereka secara bergiliran setiap pekan.

“Harapannya kawasan ini tidak hanya menjadi ikon kota, tetapi juga menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda melalui berbagai kegiatan seni dan budaya,” ujarnya.

Yasin memastikan seluruh pekerjaan konstruksi Tugu Pal 0 Kilometer telah selesai. Saat ini, perhatian difokuskan pada pemeliharaan rutin, seperti pembersihan atap dari tumpukan daun yang berpotensi menyumbat saluran air, pemotongan rumput, serta perawatan lingkungan kawasan.

Ia menambahkan, rencana penambahan area parkir masih dalam tahap pembahasan dan belum ada perkembangan lebih lanjut.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap Tugu Pal 0 Kilometer dapat segera berfungsi sebagai destinasi wisata sekaligus ruang publik yang aktif, sehingga memberi manfaat bagi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi, termasuk melalui pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Lebih baru Lebih lama