Remaja Diduga Diterkam Buaya di Sungai Karang Bintang, Tim SAR Lakukan Pencarian

 

 Ilustrasi seorang remaja diduga diterkam buaya di Sungai Desa Karang Bintang, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (12/7/2026) malam. Foto-Pixabay

SUARAMILENIAL.ID, BATULICIN — Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap seorang remaja yang diduga diterkam buaya di Sungai Desa Karang Bintang, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (12/7/2026) malam.

Korban diketahui berinisial AR (15), warga Desa Karang Bintang. Informasi kejadian diterima Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 22.12 Wita dari Arif Maulana.

Berdasarkan laporan awal, peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 Wita. Seorang saksi melihat korban diduga disambar seekor buaya saat berada di sekitar sungai. Setelah kejadian, korban tidak lagi terlihat sehingga warga segera melaporkan peristiwa tersebut kepada Unit Siaga SAR Batulicin.

Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan tujuh personel dari Unit Siaga SAR Batulicin pada pukul 22.30 Wita menggunakan kendaraan operasional menuju lokasi. Tim diperkirakan tiba sekitar pukul 23.10 Wita untuk melakukan asesmen dan memulai operasi pencarian.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain Unit Siaga SAR Batulicin, Satpol PP dan Damkar Simpang Empat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu, Jhonlin Rescue, Polsek Karang Bintang, Koramil Karang Bintang, aparat Desa Karang Bintang, serta masyarakat setempat.

Tim SAR menggunakan perahu karet, peralatan komunikasi, perlengkapan penyelamatan di perairan, serta peralatan pendukung lainnya untuk menunjang operasi.

SAR Mission Coordinator (SMC) Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan seluruh unsur telah bergerak menuju lokasi dengan mengutamakan keselamatan personel karena area pencarian merupakan habitat buaya.

"Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan tim menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian. Metode pencarian akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas," ujarnya.

Ia menambahkan, hingga kini korban masih dalam pencarian dan koordinasi terus dilakukan bersama seluruh unsur SAR gabungan.

Putu juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi kejadian mengingat potensi bahaya dari keberadaan satwa liar.

"Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pencarian tanpa pendampingan petugas. Bagi warga yang beraktivitas di sekitar sungai yang menjadi habitat buaya, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi imbauan keselamatan," katanya.

Hingga Minggu malam, operasi pencarian masih berlangsung. Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran dan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat untuk menemukan korban.

Lebih baru Lebih lama