Harjad Ke-76 Kalsel, Pemprov Terima Dividen PT Bangun Banua Rp9,16 Miliar

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menerima dividen dari PT Bangun Banua sebesar Rp9,16 miliar pada momentum Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Foto-Dok Pemprov Kalsel

SUARAMILENIAL.ID, BANJARBARU  — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menerima dividen dari PT Bangun Banua sebesar Rp9,16 miliar pada momentum Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. 

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalsel H Muhidin menyerahkan berbagai penghargaan kepada individu, kelompok, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan mitra kerja yang dinilai berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Dividen PT Bangun Banua tahun 2026 yang diterima Pemprov Kalsel mencapai Rp9.161.548.491. Nilai tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dividen tahun sebelumnya.

Dividen diserahkan Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel H Aprizaldi kepada Muhidin dalam rangkaian puncak peringatan Hari Jadi ke-76 Kalsel sekaligus peresmian Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Banjarbaru, Kamis (13/8/2026).

Muhidin mengatakan penghargaan yang diberikan pemerintah provinsi merupakan bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang telah menunjukkan prestasi dan memberikan kontribusi bagi daerah.

”Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada pihak-pihak yang telah memberikan prestasi dan kontribusi terbaik bagi daerah,” kata Muhidin.

Apresiasi Lintas Bidang

Penghargaan diberikan kepada sejumlah siswa Kalsel yang berprestasi dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional 2026.

Hendra Gunadie meraih juara pertama bidang IT Software Solution for Business. Adapun Azril Azkia dan Makiah masing-masing meraih juara kedua pada bidang Motorcycle Maintenance & Repair dan Fashion Technology.

Pemprov Kalsel juga memberikan penghargaan melalui Kalsel Innovation Award 2026 untuk kategori satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan masyarakat umum. Penghargaan tersebut diberikan kepada para inovator yang menghasilkan gagasan dan terobosan bagi penyelenggaraan pemerintahan serta kehidupan masyarakat.

Di sektor kesehatan, penghargaan diberikan kepada tenaga kesehatan teladan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Penghargaan mencakup sejumlah kategori, antara lain dokter spesialis, dokter pendidik klinis, dokter gigi, apoteker dan tenaga teknis kefarmasian, serta bidan.

Penghargaan juga diberikan kepada pemerintah kabupaten dan kota atas kinerja di bidang pemerintahan dan perekonomian. Beberapa di antaranya terkait kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), realisasi investasi, serta pengembangan desa, kelurahan, dan badan usaha milik desa (BUMDes).

Pemprov Kalsel turut memberikan apresiasi kepada pelaku usaha dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), pajak air permukaan, Pajak Alat Berat (PAB), dan kontribusi utama Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Bantuan untuk Masyarakat

Penghargaan dan bantuan juga diberikan di sektor pertanian. Penerima mencakup insan pertanian berprestasi serta kelompok tani dan kelompok ternak yang dinilai memiliki kinerja unggul di tingkat provinsi.

Pemprov Kalsel juga menyerahkan secara simbolis bantuan sosial, bantuan rumah tidak layak huni, dan rumah bagi korban bencana.

Apresiasi diberikan pula kepada mitra yang mendukung program peningkatan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA). Salah satunya kepada Martinus atas dukungannya terhadap pelaksanaan program KIA melalui kerja sama dengan Breeze Waterpark.

Rangkaian penghargaan turut mencakup para pemenang lomba dalam rangka Hari Jadi ke-76 Kalsel, antara lain lomba tema dan logo Hari Jadi serta lomba video singkat bertema ”Stop Bullying” dan ”Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak”.

Muhidin mengatakan berbagai penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bentuk pengakuan atas capaian, tetapi juga menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus berinovasi dan berkarya.

”Melalui momentum Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan, berbagai prestasi dan kontribusi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berinovasi, berkarya, dan bersama-sama mendukung pembangunan Kalimantan Selatan yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Beragam apresiasi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah. Masyarakat, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, pelaku usaha, kelompok masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, serta mitra pembangunan turut memiliki peran dalam mendorong kemajuan Kalimantan Selatan.

Editor    : Muhammad Robby

Lebih baru Lebih lama