SUARAMILENIAL.ID, PALANGKA RAYA – Dua balita korban kebakaran di Kompleks Mendawai 1, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Nayla (4) dan Kayla (2), dimakamkan dalam satu liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Tjilik Riwut Km 12, Selasa (11/8/2026) sore.
Pemakaman kedua anak tersebut berlangsung sederhana dan dihadiri ayah mereka, Krismon alias Emon, bersama keluarga serta sejumlah tetangga.
Emon terlihat berduka saat berada di depan pusara kedua anaknya. Ia hanya dapat memandang makam Nayla dan Kayla yang menjadi korban kebakaran rumah di Kompleks Mendawai 1.
Sebelum dimakamkan, jenazah kedua korban menjalani pemeriksaan visum oleh tim forensik RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya yang dipimpin dr Ricka Brilianty.
Jenazah Nayla dan Kayla kemudian dimandikan dan disalatkan di rumah sakit sebelum dibawa ke lokasi pemakaman.
Ibu dan Kakak Korban Alami Luka Bakar
Dokter Ricka mengatakan, ibu kedua korban, Siti Fatimah, mengalami luka bakar pada bagian luar lengan kanan. Luka tersebut tidak mengenai bagian tubuh atau organ vital.
Sementara itu, anak Siti Fatimah yang bernama Mira mengalami luka bakar pada bagian lengan kiri atas hingga punggung tangan kiri, telapak tangan kanan, dan bahu.
“Untuk ibu, luka bakar pada lengan kanan bagian luar. Anaknya mulai pertengahan lengan kiri atas sampai punggung tangan kiri, punggung tangan kiri, telapak tangan kanan dan bahu,” kata Ricka.
Adapun Dion (6) dan Yusuf yang masih berusia lima bulan dan saat kejadian berada dalam gendongan, tidak mengalami luka.
Kebakaran Terjadi Siang Hari
Kebakaran terjadi di Kompleks Mendawai 1, Palangka Raya, Selasa sekitar pukul 13.30 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, dua rumah dan satu barak empat pintu terdampak kebakaran. Dua pintu barak bagian depan dihuni penyewa berbeda, sedangkan dua pintu lainnya ditempati Krismon bersama Siti Fatimah dan anak-anak mereka.
Selain itu, terdapat dua rumah di sekitar lokasi yang turut terdampak, masing-masing milik warga yang dikenal sebagai Kai Domping dan Erwin.
Peristiwa tersebut menyebabkan dua balita, Nayla dan Kayla, meninggal dunia.
Pihak keluarga kemudian membawa kedua jenazah untuk dimakamkan dalam satu liang lahat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada kedua anak tersebut.
Sumber : Kalteng.pos
