
Hj Ananda resmi dilantik sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin untuk masa bakti 2025-2030.
SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN – Hj Ananda resmi dilantik sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin untuk masa bakti 2025-2030.
Pelantikan kepengurusan PMI Kota Banjarmasin tersebut dilaksanakan pada Senin (1/9/2026) siang di Aula Khatib Dayyan, Kota Banjarmasin.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua PMI Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, serta turut disaksikan Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin.
Dalam kesempatan tersebut, Gusti Iskandar menyerahkan bendera PMI kepada Hj Ananda sebagai simbol amanah dan estafet kepemimpinan kepada kepengurusan baru PMI Kota Banjarmasin.
“Saya Ketua PMI Provinsi Kalsel menyerahkan bendera ini untuk dikibarkan setinggi-tingginya di wilayah Kota Banjarmasin,” ujar Gusti Iskandar.
Ia menegaskan, pelantikan kepengurusan PMI Kota Banjarmasin telah dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMI.
“Pelantikan hari ini adalah sesuai dengan AD/ART PMI,” katanya.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Banjarmasin Hj Ananda mengatakan, kepengurusan baru akan segera menjalankan sejumlah program prioritas.
Menurut dia, terdapat tiga fokus utama yang akan menjadi perhatian, yakni penguatan organisasi, penguatan relawan, serta penguatan Unit Donor Darah (UDD).
“Jadi yang pertama ada beberapa prioritas yang akan dilakukan. Satu penguatan organisasi, kedua penguatan relawan, ketiga penguatan UDD,” ujar Ananda.
Ananda mengatakan, ketersediaan suplai darah akan menjadi salah satu perhatian utama PMI Kota Banjarmasin.
Pasalnya, kebutuhan darah masyarakat dapat muncul sewaktu-waktu, sementara ketersediaan stok darah perlu terus dijaga.
“Suplai darah ini akan jadi perhatian utama, karena kita tahu setiap saat sepertinya Banjarmasin masih kekurangan suplai darah. Makanya kita akan fokus menyuplai darah itu,” tegasnya.
Selain memastikan ketersediaan darah, PMI Kota Banjarmasin juga akan melakukan penguatan dalam pengelolaan aset organisasi.
Ananda mengatakan, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan konsolidasi secara menyeluruh untuk memetakan berbagai aspek yang perlu dibenahi dalam tubuh organisasi.
“Tadi penguatan organisasi termasuk penguatan aset-aset di dalam. Kami akan konsolidasi lebih dalam dan kami hadirkan juga audit dari eksternal untuk mengaudit PMI secara keseluruhan,” pungkasnya.
Dengan kepengurusan baru tersebut, PMI Kota Banjarmasin diharapkan dapat semakin memperkuat perannya dalam pelayanan kemanusiaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan darah dan penguatan relawan di Kota Banjarmasin.