![]() |
| Sekitar 450 warga mengikuti kegiatan car free day (CFD) di Lapangan Dwi Warna, Jalan Perwira, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Minggu (18/10/2026). Foto-Tim Redaksi |
SUARAMILENIAL.ID, BARABAI — Sekitar 450 warga mengikuti kegiatan car free day (CFD) di Lapangan Dwi Warna, Jalan Perwira, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Minggu (18/10/2026).
Selain menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjangkau konsumen.
Kegiatan berlangsung pukul 07.30 hingga 09.40 Wita. Warga dari berbagai kalangan memanfaatkan kawasan lapangan untuk melakukan aktivitas fisik sekaligus menikmati suasana akhir pekan bersama keluarga dan komunitas.
Peserta yang hadir antara lain siswa sekolah, kelompok penggiat olahraga, komunitas senam Zumba, komunitas sepeda lawas, pelaku UMKM, serta masyarakat umum.
Sejumlah aktivitas digelar selama CFD, mulai dari jalan santai, lari santai, bersepeda, senam Zumba bersama, hingga pertunjukan musik akustik.
Beragam kegiatan tersebut menambah pilihan aktivitas bagi warga untuk mengisi waktu pada akhir pekan.
Selain mendorong kebiasaan berolahraga, CFD juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menawarkan produk mereka kepada masyarakat yang berkunjung ke kawasan Lapangan Dwi Warna.
Keramaian pengunjung berpotensi memperluas jangkauan pasar bagi usaha lokal. Namun, besarnya dampak ekonomi kegiatan tersebut terhadap pendapatan pedagang masih memerlukan data lebih lanjut, seperti jumlah UMKM yang berpartisipasi dan perubahan omzet selama kegiatan berlangsung.
Berdasarkan laporan penyelenggaraan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan ruang publik secara positif sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat.
Keberlanjutan kegiatan serupa dapat menjadi salah satu cara untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat akan ruang olahraga dengan peluang pengembangan usaha lokal di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Editor : Muhammad Robby
